Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) baru saja melantik Dewan pakar yang diketuai eks Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. Yang menarik salah satu anggota dewan pakar yang dilantik itu, beragama Kristen. Namanya Evalina Heryanti. Ia tak sendiri, ada puluhan dewan pakar lainnya pada pelantikan tersebut. Infonya, Evalina duduk sebagai dewan pakar bidang olah raga.
Baca Juga : Guntur Romli : Selain Parasit Demokrasi, PKS juga Pendukung Kekerasan Seksual
Evalina ini, sarjana pendidikan dibidang olah raga, pernah menjadi data dan asisten tim NOC for Olympic Games 2020, Tokyo, jelas Eko Kuntadhi dalam chanel Youtubenya d Cokro TV, Kamis 27 Januari 2022.
Hadirnya Evalina sebagai Anggota Dewan Pakar PKS. PKS Ingin menegaskan bahwa tudingan yang selama ini dipersoalkan dan dimasalahkan bahwa PKS adalah partai yang anti kemajemukan dan anti Pancasila terbantahkan.
Namun, ibarat pepatah, sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga.
Warna, corak, habitat, dan aksi PKS tetap sama. Kita tahu bersama bahwa PKS adalah partai berbasis Islam yang menjadikan agama sebagai ideologi gerakan dan basis ideologi negara.
Makanya, PKS menolak Pancasila. Karena PKS mungkin menganggap bahwa Pancasila bertentangan dengan semangat azas PKS untuk melakukan syaritisasi dalam bidang kenegaraan.
PKS lahir dan terinspirasi dari Gerakan Ikhwanul Muslimin di Mesir. Sementara Ikhwanul Muslimin sendiri sudah dilarang di Mesir, Arab Saudi dan banyak negara di Kawasan Timur Tengah. Pasalnya Gerakan ini turut melakukan kekerasan politik di Mesir.
Bahkan saat Pilkada Jakarta 2017. PKS begitu gencar dan masifnya menggelorakan untuk mengharamkan pemimpin non muslim.
Bahkan, politisasi agama di sekolah-sekolah negeri, kerap dimainkan PKS. Pemilihan Ketua Osis misalnya harus yang muslim, ujar Eko.
Lebih dari itu, PKS juga diduga terlibat dalam aksi-aksi terorisme. Tahun 2013 dan 2014 di Bogor dan Bekasi Densus 88 pernah menangkap pengacau yang diduga merupakan simpatisan PKS. Seperti biasanya PKS membantah tudingan itu, dan tidak mengenalnya.
Tahun 2017 Densus 88 berhasil menangkap diduga anggota DPRD Pasuruan dari Fraksi PKS.
Terorisme berbasis agama selalu digunakan partai ini. Terang-terangan mendukung gerakan kekerasan atas nama agama.
Yang jelas dan pasti, dilantiknya Evalina yang beragama Kristen menduduki dewan Pakar PKS, PKS ingin menegaskan bahwa partai ini adalah partai terbuka. Evalina hanya digunakan sebagai marketing atau gimik politik saja. Tetap saja PKS sebagai Partai yang kental intolerennya.