politik

Refleksi Akhir Tahun, NasDem Surabaya Dorong Pemkot Prioritaskan Penanganan Kemiskinan dan Pengangguran

Sabtu, 1 Januari 2022 | 01:56 WIB
NasDem Surabaya bersama awak Media saat gelaran Refleksi Akhir Tahun, Jumat 31 Desember 2021

Surabaya NAWACITAPOST - Tepat di hari terakhir tahun 2021, DPD Partai NasDem Surabaya melakukan evaluasi kinerja dengan mengundang awak media, Jumat 31 Desember 2021.

Selain itu, seluruh jajaran pengurus juga melakukan syukuran bahwasanya angka penularan Covid-19 sudah rendah dan perekonomian masyarakat sudah berangsur pulih.

Lewat Sambutannya, Ketua DPD NasDem Surabaya, Robert Simangunsong mengharapkan agar masyarakat tetap memiliki kesadaran dan peran aktif dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, karena bahaya Covid Varian baru Omicron.

" Seharusnya, saat ini sudah dibentuk rantai komando khusus untuk mitigasi korona, khususnya untuk varian Omicron dan diberlakukan karantina mandiri bagi pelaku perjalanan dari luar negri di bandara internasional Juanda," ucap Robert kepada puluhan awak media di kantor DPD NasDem Surabaya.

" Regulasi atau aturan penanganan Covid-19 harus dibuat berbasis data," tambahnya.

Dalam hal ini, Ia pun berharap agar masyarakat tidak mudah terpengaruh berita berita Hoax, apalagi sampai ikut menyebarkannya karena dampaknya akan melemahkan semangat untuk melawan pandemi Covid yang belum jelas kapan akan berakhir.

Robert yang juga sebagai ketua Peradi Surabaya ini sekaligus mengingatkan agar Pemerintah kota (Pemkot) Surabaya lebih fokus pada beberapa sektor fundamental untuk ditangani.

Mulai dari masalah kesehatan, tenaga kerja, pendidikan dan ketahanan pangan terkait dampak pandemi Covid 19. " Angka kemiskinan dan pengangguran di Surabaya tergolong tinggi. Jumlah ini meningkat drastis sejak merebaknya Covid 19 dua tahun lalu. Ini bisa dilihat dari data jumlah MBR (masyarakat berpenghasilan rendah, red) dari kisaran 400 ribu orang meningkat drastis menjadi di kisaran 1 juta orang," terangnya.

Seiring dengan itu, masih kata Robert, angka pengangguran terbuka meningkat hingga lebih dari 5 persen.

Kedepan, Pria berlogat Batak ini mengharapkan Pemkot lebih memprioritaskan penanganan masalah kemiskinan dan pengangguran. " Tidak cukup diselesaikan dengan statemen yang berupa wacana, tapi harus kongkret dan direalisasikan dalam program program dengan skala masif dengan intervensi anggaran besar dan tepat sasaran," katanya.

Pada kesempatan itu, NasDem Surabaya juga meminta Pemkot perlu meningkatkan dan menggalakkan kembali program Posyandu, mengingat masih tingginya angka kematian ibu dan anak saat proses kelahiran.

Aksi kekerasan terhadap perempuan dan anak, juga menjadi perhatian NasDem Surabaya di refleksi tahun ini. " Kedepan, kami akan memperbanyak ruang konsultasi dan pendampingan hukum, khususnya kepada kaum hawa," ujar Robert.

Nah, yang terakhir, NasDem juga memastikan akan mengawal persoalan persoalan agraria di masyarakat termasuk masalah surat ijo.

Melalui Wakil Ketua DPD Bidang Agraria dan Tata Ruang, Gunawan, mendorong agar Walikota Surabaya Eri Cahyadi segera membentuk Satgas Reforma Agraria guna membantu BPN merealisasikan Target Program Nasional Pendaftaran Tanah Secara Langsung (Pranas PTSL). Dimana di tahun 2023 nanti Peta Bidang Tanah sudah harus terbentuk, sehingga pada 2025 warga Surabaya bisa mendaftarkan tanahnya secara langsung.

" Kami juga mendesak agar Pemkot Surabaya segera menghentikan penarikan restribusi IPT (Izin Pemakaian Tanah, red), karena warga yang mendiami tanah surat ijo terkena pajak dobel yakni PBB dan restribusi IPT," tegasnya. (BNW)

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB