Jakarta, NAWACITAPOST- Banyak pihak yang menduga bahwa program mobil balap listrik atau Formula E yang dicanangkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Basweda karena adanya dukungan dari Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Bahkan pegiat media sosial Eko Kuntadhi pernah berkomentar bahwa ada penyokong kuat Formula E adalah keponakan JK yakni Sadikan Aksa yang merupakan Direktur Utama PT Bosowa Corporindo.
Padahal program Formula E sendiri sempat dilarang oleh Istana, namun entah kenapa program yang menelan biaya Rp 1 triliun lebih ini tetap berlangsung meskipun kondisi negara masih mengalami pandemi.
Kedekatan Anies Baswedan dan Jusuf Kalla sudah terlihat sejak Anies Baswedan maju menjadi Gubernur DKI Jakarta, dimana Mantan Wakil Presiden itu selalu memberikan dukungan terhadap Anies.
Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komaruddin mengatakan, kasus Formula E yang saat ini masuk dalam bidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sehingga harus dibongkar kebusukan Formula E tersebut.
“Jika ada korupsi ya perlu dibongkar. Namun jika tak ada ya, diawasi dan dikontrol ketat oleh KPK,” kata Ujang kepada Nawacitapost, Senin (22/11/2021).
Namun, Ujang mengaku jika ada dugaan dukungan Mantan Wapres Jusuf Kalla di Formula E tidak dipungkiri, sebab, kedekatan JK dan Anies Baswedan telah cukup lama ketika Anies masih menjadi Rektor Paramadian.
“Kalau dugaan itu benar, itu gak terlalu aneh. Karena JK dan Anies itu sangat dekat. Dulu ketika Anies jadi Rektor Paramadina, JK yang bantu,” kata dia.
Selain itu juga adanya dukungan lain dari JK adalah ketika Anies menjadi calon gubernur DKI Jakarta.
“Ketika Anies jadi calon gubernur DKI Jakarta, JK juga yang bantu,” ujarnya.
Masuknya Orang dekat JK
Seperti diketahui, salah satu penyebab Anies memaksa Formula E tetap terlaksanakan karena tak lain adanya dukungan kuat dari orang dekat Jusuf Kalla (JK) dan keluarga JK sendiri.
Anies Baswedan sendiri dekat dan hubungannya dengan JK sangat intens. Relasi dekat ini yang menjadi gerbong masuknya keluarga Jusuf Kalla untuk masuk dalam lingkaran besar Anies.
Tak sampai disitu, kedekatan salah satu anggota keluarga Kalla dengan Sandi yaitu keponakan JK bernama Erwin Aksa. Erwin Aksa disebut sebagai King Maker duet Anies-Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI.
Dikutip dari berbagai sumber, Erwin Aksa juga pernah meminjamkan helicopter ke Anies Baswedan yang sempat menemui Ahok dan akhirnya menjadi viral.
Sedangkan kedekatan dengan JK sudah sejak dulu. Bahkan JK memprediksi Jakarta harus masuk ke 100 kota top dunia. Tapi JK salah penilaian, Jakarta justru semakin semrawut di tangan Anies.
Keluarga JK menjadi keuntungan besa bagi kerajaan bisnisnya. Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta memberikan kemudahan siapapun pengusaha yang mendukungnya. Pasti dijamin mendapat jatah dan proyek yang menggiurkan demi kelanggengan kekuasaannya di DKI Jakarta.
Kemudian yang terkuak lainnya adalah Francis Wanandi yang mengajaknya dan dia merupakan anak dari pengusaha Sofyan Wanandi yang juga dekat dengan JK.
Salah satu keponakan JK yang penyokong kuat Formula E adalah Sadikin Aksa. Dia adalah adik dari Erwin Aksa, keduannya adalah putra Aksa Mahmud, ipar Jusuf Kallah.