Jakarta, NAWACITAPOST- Pegiat media sosial Denny Siregar, kembali berkomentar terkait pernyataan Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK), yang meminta semua pihak untuk tidak menggiring opini maupun kesimpulan terkait perkara formula E.
Namun Denny masih merasa kurang sreg dengan pernyataan KPK yang menyebut masih mencari bukti dan bahan keterangan perihal balapan mobil balap listrik atau Formula E. Denny menegaskan, setiap warga berhak mengawal kasus Formula E karena pelaksanaannya memakai uang rakyat.
“Bukan menggiring opini sih,pak@KPK_RI tapi mengawal, jangan sampe ntar ada yang ngajak makan malam,” cuitnya dalam akun Twitternya, seperti dilihat, Senin (15/11/2021).
Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, Soal adanya dugaan korupsi formula E, KPK akan segera tetapkan tersangka jika sudah ada 2 alat bukti yang cukup untuk kemudian penanganan perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan.
Firli mengungkapkan, bahwa KPK akan segera menetapkan status tersangka terhadap pihak-pihak yang ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi pada penyelenggaraan ajang balap Formula E di lingkungan Prmporv DKI Jakarta.
Mantan Kapolda Sumsel ini menegaskan pihaknya tidak akan istimewakan terutama dalam proses hukum, meski diketahui kasus ini terjadi di Jakarta.
Prinsipnya kami sungguh mendengar harapan rakyat bahwa Indonesia harus bersih dari korupsi,” kata dia.
Dia mengaku agar masyarakat bersabar, karena pihaknya masih mengust kasus tersebut saat ini. Dimana pihaknya masih mencari alat bukti yang terjadi di ajang balap Formula E ini.
“Kami sedang bekerja tegasnya,’’ ucapnya.
BACA JUGA : https://nawacitapost.com/nasional/2021/11/15/utang-menumpuk-jokowi-tak-kasih-ampun-sita-aset-tommy-soeharto-di-blbi/