politik

Desak Ganti Menteri, Karyono Wibowo : Relawan Jangan Jadi Makelar Politik

Senin, 15 November 2021 | 12:45 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Public Institute Karyono Wibowo mengatakan,kritik yang disampaikan sebagian relawan harus murni untuk mengawal kepentingan visi-misi Presiden Jokowi. Bukan malah hanya untuk kepentingan menggeser Menteri demi kepentingan kelompok tertentu.

“Kritik yang disampaikan jangan sampai tidak murni, kritik yang disampaikan harus bertujuan untuk meluruskan, agar on the track dengan visi misi Presiden seperti janjinya dulu,” kata Karyono kepada NAWACITAPOST, Senin (15/11/2021).

Dia menegaskan, jika kritik yang disampaikan para relawan itu professional silahkan saja. Tetapi harus proporsional, berbasis data, tidak tendesius, sekaligus juga memang terbukti ada kebijakan yang dinilai merugikan.

Namun, kata dia kritikan para relawan itu menyasar pada Menteri yang mereka nilai tidak sejalan dengan visi misi Jokowi.

“Kalau kritiknya itu untuk menyelamatkan Jokowi agar visi misinya tetap berjalan untuk kepentingan masyarakat, maka sah dan beralasan,” ujarnya.

Tetapi sebaliknya, jika kritik hanya untuk menggeser Menteri itu seperti makelar politik.
“Jadi kritiknya harus murni dan kalau dibalik kritiknya hanya untuk menggeser Menteri, itu namanya jadi makelar politik,” tegasnya.

Dia pun mengimbau, kritik yang disampaikan para relawan terhadap kebijakan Pemerintah harus murni untuk kepentingan bangsa dan rakyat.

“Harus diingat adalah kebijakan Pemerintah harus mementingkan rakyat. Jangan sampai kritik itu hanya bertujuan untuk menyasar Menteri, menggeser dan selanjutnya memasukan orang lain. Itu namanya makelar jabatan. Nggak boleh seperti itu, karena tidak objektif , ada motif dari kritikan itu,” jelasnya.

BACA JUGA : https://nawacitapost.com/nasional/2021/11/15/suka-bikin-gaduh-prabowo-akhirnya-damprat-fadli-zon/

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB