politik

Gede Pasek Suardika Tinggalkan HANURA, Pertanda Partai Semakin Melemah

Selasa, 2 November 2021 | 11:31 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Sebelum berlabuh ke Partai Kebangkitan Nusantara. Gede Pasek Suardika (GPS) adalah Sekjen DPP Partai Hanura, berdasarkan kongres Hanura yang digelar tahun 2020 di Jakarta.

Baca Juga : Aktivis 98 Adian Napitupulu Lebih Dulu Sebut Amien Rais Bukan Tokoh Reformasi, Benny Rhamdani Mengekor? 


Mundurnya GPS dari Hanura, bisa dikatakan kehilangan besar bagi partai besutan Osman Sapta Odong (OSO). Pasalnya, Pasek boleh dibilang mewakili Bali dan Kawasan Tengah Indonesia. Apalagi dengan jabatan sebagai Sekjen Hanura (2020 -2021). Pasek dianggap punya nilai positif di mata OSO.

Memang jika dilihat dari struktur kepengurusan intinya. Partai Hanura ini, dihuni oleh para eks senator (Dewan Perwakilan Daerah). Pasek pernah jadi Senator periode 2014 -209, juga Benny Rhamdani (Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura) di periode yang sama dengan GPS.

Dibawah Komando utama OSO, Hanura ikut pileg 2019. Hasilnya tak lolos ke Senayan. Usai Pileg 2019. Itulah Pasek dipercaya OSO menjadi Sekjen. Tetapi gagasan  di Hanura mungkin sering tak dipakai. Seperti yang dituturkan Sri Mulyono (Sekjen PKN), maka setelah dilobi, apalagi dikatakan setelah bebas (tahun 2022) dari lapas Anas Urbaingrum akan bergabung di PKN. Semakin memantapkan Pasek berlabuh ke PKN. Sebab, Pasek dan Anas Urbaningrum punya hubungan spesial yang tak bisa dipisahkan satu sama lain.

Yang jelas dan pasti, pamitnya Pasek dari Hanura. Akan membuat partai yang dinakhodai OSO. Semakin tergerus dan melemah sebelum pileg digelar 2024.

 

 

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB