politik

Ajak Kader Berpoligami, Tujuan PKS untuk Menambah Suara di Pileg Serentak 2024 

Kamis, 30 September 2021 | 17:28 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - PERSAIANGAN perebutan suara di Pemilu serentak khususnya legislatif. Semua partai harus memutar otak untuk menambah jumlah pemilihnya atau konstituennya. Tak terkecuali PKS. 

Baca Juga : Ngemis ke PDIP, PKS Khawatir Tinggal Nama di Pemilu 2024



PKS sadar dengan cara umum atau menjual program bagus untuk rakyat sudah tak bisa dilakukan. Apa sebab, pemilih sudah sadar dan tahu cara yang dilakukan Partai ini hanya lips service dan mementingkan kelompoknya. Jualan agama tertentu menjadi jargon utama dan itu benar-benar diwujudkan dalam kiprahnya di partai dan lembaga legislatif dengan segala cara.

Maka, cara yang bisa dilakukan adalah program solidaritas tiga pihak. Program itu saran bagi kader yang mampu untuk berpoligami dengan janda. Atau bisa saja ada sponsornya untuk berpoligami. Tujuannya jelas menambah jumlah suara di Pileg 2024.

Ternyata aturan itu ada diprogram partainya, yang tercantum dalam program partai UPA di poin 8 yang berbunyi: Anggota laki-laki yang mampu dan siap beristri lebih dari satu mengutamakan pilihannya kepada aromil dan awanis.

Program tersebut juga dibenarkan  Ketua Dewan Syariah Pusat PKS, Surahman Hidayat. Alasannya  poligami sudah diatur dalam agama dan dilakukan oleh Rasul.

Memang, PKS lagi didera jumlah kader yang tak beranjak  hanya berada di papan tengah dari pemilu era reformasi ini. Apalagi setelah terbentuknya Partai Gelora yang dimotori para eks pentolan elit PKS. Maka, program poligami dengan menikahi janda setidaknya bisa membantu kenaikan suara.

Mungkin itu pikiran yang sedang dibangun oleh para elit PKS. Sehingga bisa  diduga Pengurus PKS dari tingkat pusat dan daerah bukan lagi diwajibkan poligami, tetapi sudah dilakukan.

 

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB