politik

Ngemis ke PDIP, PKS Khawatir Tinggal Nama di Pemilu 2024

Senin, 27 September 2021 | 11:04 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Terus mencari peluang di Pemilu 2024, PKS lakukan pendekatan politik ke PDIP. Dr.Yuyun Pirngadi dari Yp Institute for Fiscal and Monetary Policy menilai bahwa silahturahmi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) adalah sebagai bentuk pendekatan politik di Pemilu 2024 mendatang.

Yudi mengatakan, keinginan PKS untuk bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri adalah untuk meminta restu politik PDIP di pemilu 2024 mendatang.

“Jadi PKS sowan ke PDIP untuk bertemu Megawati adalah untuk pendekatan politik di Pemilu 2024 mendatang, karena semua itu harus ada restu Megawati sebagai Ketum PDIP,” kata yudi kepada NAWACITAPOST, Senin (27/9/2021).

BACA JUGA : https://nawacitapost.com/nasional/2021/09/21/pdkt-ke-pdip-pks-ingin-temui-megawati-untuk-bangun-kekuatan-di-pilpres-2024

Dia menjelaskan, rasa khawatir itu ditunjukkan oleh PKS dengan langkah politik tersebut terhadap PDIP.

Yudi menjelaskan bahwa selama ini PKS belum pernah mendapatkan posisi dan peluang di kursi kabinet karena PKS sebagai parpol oposisi di kepemimpinan Jokowi saat ini.

Pasalnya, PKS hanya mendapatkan kursi kabinet saat di era kepemimpinan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY),sementara di era Jokowi PKS lebih memilih oposisi bersama Demokrat.

Kata Yudi, PKS mengambil peluang di 2024 untuk bisa masuk ke dalam kabinet 2024. Sebab PKS melihat PDIP dianggap parpol yang berpeluang menang dan di pemilu 2024.

“PKS itu sudah lelah, karena dia selama oposisi tidak mendapatkan kursi kabinet, sehingga mereka ingin peluang 2024 untuk mendapatkan kursi kabinet, yakin PDIP menang di 2024 mendatang, sehingga ada kesempatan meraih kursi dikabinet 2024,” ujarnya.

Namun, kata Yudi peluang PKS untuk bergandengan dengan PDIP sangat berat karena adanya perbedaan ideologi sehingga pendekatan PKS dengan PDIP akan sia-sia.

“Kalau PKS untuk bergandengan dengan PDIP sangat berat karena PKS berbeda ideologi ,” tegasnya.

Dia menjelaskan, rasa khawatir itu ditunjukkan oleh PKS dengan langkah politik tersebut.

Seperti diketahui sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ingin menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri . Meskipun PKS dikenals sebagai partai oposisi saat ini.
Presiden PKS, Ahmad Syaikhu mengatakan bahwa pihaknya berharap bisa bertemu langsung dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Syaikhu mengungkapkan bahwa tujuan pertemuan itu adalah untuk dapat melakukan komunikasi politik yang lebih mencairkan suasana berpolitikan ke depan.

“Mudah-mudahan jika memang bisa kita akan agendakan bertemu langsung Megawati dan kemudian komunikasi politik yang lebih mencairkan suasana perpolitikan ke depan,” kata Syaikhu, Selasa (21/9/2021).

Selain dengan PDIP, PKS juga akan menjalin silahturahmi kebangsaan dengan para pengurus partai politik lainnya seperti Golkar, Nasdem,dan Gerindra.

Menurut dia, idealnya ke depan harus berjalan beriringan antara partai nasinonalis dan partai berbasiskan agama.

Kalau di mix seperti itu dalam membangun negeri antara nasionalis dan religious, bukan memperpanjang perbedaan-perbedaan sehingga semakin terjadi polarisasi di tengah masyarakat,” paparnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB