politik

Baru Jabat 4 Bulan, Bupati Kolaka Timur Digarap KPK

Rabu, 22 September 2021 | 16:00 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Publik kembali dikejutkan dengan ditangkapnya Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur. Hal ini dibenarkan Polda Sultra, Kasubdit Penmas Humas Polda Sultra Kompol Dolfi Kurmaseh, Rabu (22/9/2021).

“Iya satu dantaranya (Bupati ),” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya Rabu (22/9/2021).

Ali menjelaskan saat ini Andi Merya Nur masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Sultra oleh tim penindakan KPK.

Miliki harta Sebesar Rp 478 Juta

Hasil dari laman laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang diakses melalui elhkpn.kpk.go.id, Andi tercatat memiliki harta sebesar Rp 478.078.198.

Sementara itu, harta dilaporkan Anid pada 9 September 2020. Saat itu Andi menyampaikan nya sebagai calon Wakil Bupati Kolaka Timur.

Andi memiliki tanah di Kolaka Timur senilai Rp 90 juta dengan luas 8.000 meter. Tanah itu tidak berdiri bangunan di atasnya Andi melaporkan tak memiliki rumah.

Bupati Kolaka Timur ini tidak tercatat memiliki kendaraan, tetapi dia tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 374.499.000. Andi juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp 13.678.198.

Andi diketahui maju menjadi wakil kepala daerah mendampingi calon Bupati Samsul Bahri Majid, namun pada 19 Maret 2021, Samsul meninggal dan Andi diangkat menjadi Bupati Kolaka Timur pada Juni 2021. Baru menjabat 4 bulan Andi digarap KPK.

Seperti diketahui sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan bahwa pihaknya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Selasa (21/9/2021) malam.

Menyikapi hal itu, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, membenarkan bahwa pihaknya melakukan operasi lengkap tangan (OTT) di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.

Firli menegaskan tidak akan pandang bulu menindak siapapun pihak yang melakukan dugaan korupsi di Kolaka Timur.

“KPK berkomitmen melakukan pemberantasan korupsi dan tidak pernah berhenti sampai Indonesia bersih dari praktik-praktik korupsi. Siapa pun pelakunya, kami tidak pandang bulu jika cukup bukti, karena itu prinsip kerja KPK,” kata Firli dalam keterangannya ,Rabu (22/9/2021).

Firli mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti terkait adanya dugaan korupsi itu, Dirinya pun meminta semua pihak memberikan waktu kepada KPK.

 

“Kami memahami keinginan masyarakat untuk pemberantasan korupsi dan karenanya KPK terus bekerja untuk mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti,” jelasnya.

“Tolong berikan waktu untuk kami bekerja , nanti pada saatnya KPK pasti memberikan penjelasan secara utuh setelah pengumpulan keterangan dan barang bukti sudah selesai, karena kita bekerja berdasarkan bukti-bukti, dan dengan bukti-bukti tersebutlah membuat terangnya suatu peristiwa pidana korupsi dan menemukan tersangka,”tegasnya.

Mantan Kapolda Sumsel ini menegaskan bahwa pihaknya bekerja dengan berpedoman kepada asas-asas pelaksanaan tugas KPK, di antaranya menjunjung tinggi kepastian hukum keadilan , kepentingan umu, transparan, akuntabel, proposionalitas, dan menjunjung tinggi asasi manusia (HAM).

“Kami masih terus bekerja, pada saatnya kami akan memberikan penjelasan kepada masyarakat. Tunggu ya, dan berikan waktu untuk penyidik menyelesaikan pekerjaannya .

Kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi atas dukungan masyarakat, rekan-rekan media dan segenap insan KPK atas kerja keras rekan-rekan melakukan pemberantasan korupsi,” ucapnya.

Sementara itu, secara terpisah Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Firli mengatakan, bahwa dalam OTT itu pihaknya berhasil mengamankan beberapa pihak.

“Tim KPK berhasil mengamankan beberapa pihak dalam kegiatan tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Kolaka Timur Sultra,” ucapnya.

Ali menyebutkan, saat ini para pihak yang ditangkap dan diamankan masih dalam proses permintaan keterangan oleh tim KPK.

“KPK masih memiliki waktu untuk menentukan sikap dari hasil pemeriksaan yang saat ini masih berlangsung. Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut,” ucapnya.

 

Profil Bupati

Beranda Halaman Profil Wakil Bupati

Hj. ANDI MERYA, S. IP

Jenis Kelamin                          : Perempuan

 

Tempat, Tanggal Lahir           : Soppeng, 23 Agustus 1984

 

Pekerjaan                                : Bupati Kolaka Timur

 

Alamat                                     : Desa Talinduka, Kec. Dangia, Kab. Kolaka Timur

 

Status Perkawinan                 : KAWIN

 

Nama Suami                           : H. MUJERI DACHRI MUCHLIS, SE

 

Agama                                     : ISLAM

 

Riwayat Pendidikan               :

 

SD NEGERI 265 UDDUNGENG KAB. SOPPENG TAHUN 1996

SMP NEGERI 2 LILIRIAJA TAHUN 2001

MADRASAH ALIYAH KOLAKA TAHUN 2006

S1 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI TAHUN 2011

RiwayatPekerjaan                    :

 

ANGGOTA DPRD KOLAKA PERIODE 2009 – 2014

ANGGOTA DPRD KOLAKA TIMUR PERIODE 2014 – 2016

WAKIL BUPATI KOLAKA TIMUR PERIODE 2016-2021

WAKIL BUPATI KOLAKA TIMUR PERIODE 2021-2026

BUPATI KOLAKA TIMUR 2021-SEKARANG

PENGALAMAN ORGANISASI

 

KETUA PAC PPP KEC. LADONGI TAHUN 2010

SEKRETARIS FRAKSI PPP DPRD KAB. KOLAKA TAHUN 2011

KETUA FRAKSI PPP DPRD KAB. KOLAKA TAHUN 2012-2014

BENDAHARA DPC PPP KAB. KOLAKA

KETUA DPC PPP KAB. KOLAKA TIMUR TAHUN 2015

WAKIL KETUA DPRD  KAB. KOLAKA TIMUR Tahun 2015

 

 

 

 

BACA JUGA : https://nawacitapost.com/hukum/2021/09/22/ott-kpk-di-kolaka-timur-firli-kpk-berkomitmen-berantas-korupsi-tanpa-pandang-bulu

 

Lihat Video di NAWACITA TV di Bawah ini : 

https://youtu.be/yasRWSOdkX8

 

 

 

 

 

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB