Baca Juga : ICW Gencar Tuduh Moeldoko, Kasus Anies Didiamkan
Namun setelah ditilik dan ditelusuri. Penulisan meme tersebut, ternyata BEM - BEM tersebut punya agenda politik dan menjadi setingan partai politik tertentu. Daya kritisnya sebagai kaum intelektual menjadi luntur dan merusak kewibawaannya.
Terbukti dengan berkurang semangatnya. BEM UI dan BEM UNNES Semarang mengkritisi temuan BPK terhadap kelebihan bayar Anies di ajang balap mobil Formula E yang mungkin hanya tinggal kenangan. Konon kabarnya, sejumlah dana besar sudah diberikan kepada panitia ajang balap mobil itu.
BEM UI, UNNES Semarang dan FISIP Unpad yang begitu galak dan garang ke Jokowi. Meredup memenya ke Anies. Seakan, mata dan mulut mereka tertutup. Kiranya peribahasa Gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak, tepat disematkan kepada para BEM tersebut.
Mungkin juga bagi BEM UI Cs, BPK dan KPK belum menjadi rujukan. Atau mungkin juga sudah tunduk oleh Anies. Hasilnya, bentangan meme yang kerap menjadi ciri khas kaum intelektual di kalangan BEM-BEM itu, sepertinya tak mereka buat untuk Anies.