Jakarta, NAWACITAPOST- FPI baru yang memiliki kepanjangan Front Persaudaraan Islam (FPI) diprediksi masih memiliki daya tarik di masyarakat guna mendulang suara pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas mengatakan, pembentukan FPI baru seolah menunjukkan bahwa FPI lama memang masih eksis. Namun demikian, kata dia kekuataan FPI saat ini sudah sangat jauh berkurang dibanding saat Pilpres 2019 Meskipun mulai melemah, bukan berarti FPI tidak memiliki pamor.
“Hanya PKS yang berpotensi memanfaatkan kekuatan FPI,” kata Fernando dikutip Nawacitapost.com dari Hops, Jumat (20/8/2021).
Namun, Fernando mengungkapkan bahwa FPI belum tentu mendukung calon presiden yang dijagokan oleh PKS, meksipun FPI sendiri ingin membangun hubungan dengan elit politik tertentu.
Sebelumnya, Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin ikut buka suara mengenai logo FPI baru dengan nama Front Persaudaraan Islam (FPI) yang disampaikannya beberapa waktu lalu.
Menurut dia, logo baru ini karena menggantikan logo FPI yang dibubarkan pemerintah pada akhir tahun lalu.
“Jadi FPI memang lahir 17 Agustus 1998 disaat reformasi . Disaat semangat reformasi , FPI berdiri,” ujar Novel dikutip Nawacitapost.com dari JPNN.