politik

Sebut PPKM Darurat Gagal, Ferdinand Hutahean: Musni Umar Jangan Sebar Berita Hoax, Nanti Dijemput Hukum Nangis-Nangis Dibilang Kriminalisasi

Senin, 19 Juli 2021 | 13:00 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Politisi Ferdinand Hutahean kembali mengkritik pernyataan Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta, Prof Musni Umar yang menyatakan PPKM Darurat gagal karena 1.000 orang lebih meninggal dunia.

Ferdinand mempertanyakan Musni Umar yang menyebut adanya 1.000 orang yang meninggal karena Covid-19. Menurut dia hal itu harus dipenuhi dengan data

"1000 orang meninggal karena covid? Musni Umar dapat data darimana? Jangan terlalu doyan sebar berita tanpa data, itu namanya hoax. Nanti dijemput hukum, nangis teriak2 bilangnya kriminalisas," cuit Ferdinand Dikutip, Senin (19/7/2021).

Ferdinand juga menyindir Musni Umar soal Google yang memunculkan nama Husni Umar yang diketik rektor bodoh.

"Sy jd semakin paham mgp Google memunculkan bapak kalau diketik rektor bodoh," cuitnya.

Sebelumnya, Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta, Prof Musni Umar menyampaikan melalui akun Twitternya @Musniumar, jika PPKM darurat Gagal

"PPKM Darurat Gagal: Setiap hari 1000 orang lebih meninggal karena Covid-19," cuit Musni Umar dikutip dari akun Twitter pribadinya.

 

Dalam cuitan berbeda, Musni menyebut PPKM Darurat rakyat susah cari nafkah.

 

"PPKM Darurat, rakyat dicegat dimana-mana utk cari nafkah. Sementara tdk disediakan sembako yg cukup. Sembako diberikan pemerintah Rp300.000. Sangat jauh dari cukup. Diberbagai daerah, sembako dari pemerintah pusat belum diberikan sampai saat ini, " cuitnya.

 

Untuk diketahui, pemerintah telah melakukan upaya dengan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat dan juga pelaksanaan vaksin secara terus-menerus agar masyarakat mendapatkan vaksin.

Selain itu, PPKM Darurat akan berkahir pada tanggal 20 Juli 2021.Namun belum ada keputusan apakah PPKM darurat akan diperpanjang.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB