politik

Ade Armando : Anies Didukung PDIP, PKS Incar Ganjar?

Senin, 12 Juli 2021 | 11:53 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - SAAT Jokowi jadi Walikota Solo, warga Jakarta membutuhkannya. Maka dipinangnyalah ia oleh PDIP menjadi Cagub Jakarta 2012.

Baca Juga : Beesokhi Ndruru, Anak Desa Kepulauan Nias Berbuat untuk Negeri Melalui YESSINDO 



Namun itu hanya bertahan dua tahun dari yang seharusnya lima tahun. Lagi-lagi kebanyakan rakyat Indonesia teriak butuh Jokowi. Maka, saat Jokowi sebagai Gubernur Jakarta berkunjung ke rumah cagar budaya si Pitung di Jakarta Utara, dering telepon di HP nya berkata."Dicalonkan oleh PDIP  sebagai Capres 2014. Selain PDIP, PKB, Nasdem, PPP, Golkar dan Hanura berada dibarisan pendukung Jokowi. Di periode kedua pun sama. Hasilnya, terbukti dipilih rakyat Indonesia sebagai Presiden.

Boleh disebut, Jokowi bukan hanya Presiden yang senang menikmati singgasana Istana Kepresidenan, lengkap dengan fasiltas yang serba wah dari negara. Tetap sama kinerjanya saat menjadi Walikota dan Gubernur. Blusukan menjadi keharusan dan tak bisa dihalangi oleh siapapun.

Artinya, kepemimpinan Jokowi sudah teruji dan terbukti ampuh. Dirsakan masyarakat terpncil dan terkumuih di negeri ini. Menyambutnya secara positif luar biasa. Lebih tepatnya, Jokowi tipe pemimpin yang tidak menyerah dan bisa mengatasi badai apapun.

Kini dua periode sebagai Presiden tinggal 3 tahun lagi. Sejumlah nama bermunculan. Salah duanya Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Bedanya Ganjar asalnya dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan  (PDIP), tapi kabar terdengarnya didukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk Capres 2024. Sementara Anies kabar isunya didukung PDIP.

Terkait PDIP dan PKS, aktivis media sosial yang juga Dosen Komunikasi Politik Fisip UI, Ade Armando menyatakan elektabilitas Ganjar semakin meningkat dari 17 persen bulan April 2021, satu bulan kemudian menjadi 21,5 persen. Bahkan, Ade memprediksikan elektabiltasnya dalam waktu tiga tahun bisa mencapai diatas 35 persen.

Lalu apakah benar Ade akan mendukung Ganjar, Sekalipun didukung PKS? Memang kalau dalam politik ada istilah tidak ada lawan dan kawan yang abadi atau politik itu serba mungkin terjadi dalam hitungan detik.

Namun, perlu dicermati makna pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyatakan Partai Banteng Moncong Putih tak akan berkoalisi dengan Demokrat dan PKS.

Jadi, apakah benar PDIP mendukung Anies, dan PKS mendukung Ganjar? Kita lihat di tahun 2022.

 

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB