politik

Gemar Mengucapkan Kata Dungu, Bukti Rocky Gerung Kekurangan Ide  

Jumat, 25 Juni 2021 | 21:15 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Kebiasaan mengatakan dungu kepada lawannya, kecuali Prabowo. Hal itu, sepertinya buat menutup kekurangan ide Rocky Gerung. Yang tambah hari semakin tersumbat oleh ingatan liar tak bermutu.  

Baca Juga : Hilangnya Akal Sehat Rocky Gerung Bikin Kepintarannya Sirna



Dalam chanel Youtube Refly Harun. Dungu itu diucapkan Rocky kepada pengusung komunitas Jokowi - Prabowo (Jokpro), M Qodari, yang pada Sabtu, 19 Juni 2021 mendeklarasikan komunitas Jokpro. Sebab, yang menentukan pasangan ini secara resmi lewat partai dan diumumkan oleh KPU.

Alasan Rocky. Jokowi dan Prabowo bukan untuk disatukan melainkan harus dipisahkan. Baginya meredam polarisasi bukan bersatunya dua orang hebat tersebut. Lagi - lagi Rocky menyebut tanpa data, Kan jelas Pak Jokowi di dalam periode 10 tahun ini memerosotkan demokrasi, ngapain perpanjang 3 periode. Jokowi tidak paham demokrasi karena beliau menolak oposisi," tegas Rocky.

Namanya disebut Rocky. Qoadari hanya berkata, bahwa Rocky  tak melihat langsung kondisi di lapangan dan selalu merasa di atas alias benar sendiri.

Menyoal tentang bersatunya Jokowi - Prabowo. Seharusnya, jika ada menyatukan dua musuh. Semua orang yang waras dan berakal sehat menyambutnya gembira. Apa pasal? Sebab, kedamaian tumbuh subur. Saling tolong menolong menjadi pedoman hidup. Sehingga polarisasi meredup dan padam.

Namun, rupanya Rocky tak happy dan tak enjoy. Atau jangan-jangan kalau Jokowi - Prabowo bersatu, Rocky kehilangan job untuk berkata dungu. Sebab, ada protek dungu, yaitu Prabowo.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB