politik

Restu Jokowi, Duet Ganjar –Prabowo Mendongkrak Pilpres 2024

Rabu, 23 Juni 2021 | 11:58 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Deklarasi duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto (Ganjar-Prabowo) akhirnya meramaikan bursa pasangan calon presiden (Pilpres) 2024. Munculnya nama pasangan ini membawa angin segar dalam Pemilu 2024 mendatang.

Kelompok relawan bernama Sobat Jarwo (Ganjar-Prabowo) mendeklarasikan diri mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maju dalam Pilpres 2024.

Sobat jarwo menilai sosok Ganjar-Prabowo merupakan pasangan yang ideal untuk menggantikan Presiden Jokowi-Ma’ruf Amien yang masa jabatannya akan selesai pada 2024 mendatang.

“Rakyat sangat berharap memiliki calon pemimpin yang dapat segera membebaskan persoalan bangsa yang ditimbulkan oleh pandemi ini,” kata Ketua Sobat Jarwo, Tio Martha Marike dalam keterangan tertulis kepada media, Selasa (22/6/2021).

Menurut dia, relawan Sobat Jarwo mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar Pranowo untuk maju dan tampil dalam Pilpres 2024 serta terpilih menjadi Presiden RI.
Tio mengungkapkan, calon Presiden 2024 nantinya juga harus merakyat. Selain merakyat, calon presiden, harus memiliki visi-misi yang sama dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Rakyat berharap pimpinan nasional nanti, harus pemimpin yang merakyat, melanjutkan visi-misi Presiden Jokowi, dan dapat membawa bangsa lebih maju, terukur menuju Indonesisa gemilang,” kata Tio.

Lanjut dia, seorang pemimpin harus melakukan langkah nyata dan memberi dampak positif kepada masyarakat. Sebab, kata dia, masyarakat sudah jenuh dengan janji-janji serta pencitraan dari calon pemimpin.

Hal ini yang menjadi alasan, munculnya Sobat Ganjar lebih memberikan dukungan kepada Ganjar –Prabowo di Pilpres 2024.

Menurut dia, PDIP mampu menyelesaikan perosalan tersebut dan membawa Indonesia menjadi gemilang.

Miliki Peluang Besar Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024

Sementara itu,Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Adi Wibowo mengatakan, ada tiga hal terkait kemunculan pendukung Ganjar-Prabowo.
Adi mengungkapkan bahwa yang pertama adalah munculnya dukungan itu atas inisiatif sendiri.

“Saya menilai lebih inisiatif dari pendukungnya Pak Ganjar Pranowo yang dia parkir oleh PDIP, sementara dan kayaknya mereka enggak ingin kehilangan kereta atau tidak mau kehilangan momentum ,” kata Kunto dikutip Sindonews.

Selanjutnya kedua, kata dia, strategi atau taktik deklarasi dukungan terhadap suatu kandidat pilpres pernah terjadi di tahun 2014 lalu.

”Dimana banyak relawan-relawan yang mendeklarasikan Pak Jokowi yang akhirnya memaksa Megawati waktu itu sebagai ketum PDIP untuk mendengarkan aspirasi warga dan mendorong atau mencalonkan Pak Jokowi sebagai capres dari PDIP,” ujarnya.

Menurutnya, strategi tahun 2024 lalu bisa ditiru oleh relawan Gabnjar Pranowo, Dia menjelaskan, semakin banyaknya deklrasi, maka akan megubah konstelasi opini publik.

“Yang mungkin akan terkonversi dengan paling tidak popularitas.syukur-sykur elektabilitas dan mungkin akan didengarkan oleh ibu ketum PDIP yang akhirnya akan mencalonkan Pak Ganjar, itu alasanya keduanya,” ucapnya.

Ketiga adalah munculnya pendukung itu baik karena melawan wacana duet Jokowi-Prabowo atau masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Untuk diketahui, sosok Ganjar Pranowo sendiri selalu mendapat elektabilitas tinggi dalam setiap hasil beberapa survei beberap waktu lalu. Selain itu, sosok Ganjar Pranowo dikenal sebagai sosok yang tepat menggantikan Presiden Jokowi dalam Pilpres 2024. Sejumlah dukungan tersebut sebagai bukti bahwa Ganjar memiliki peluang besar maju dalam Pilpres 2024.

Kemudian, sosok Prabowo Subianto, saat ini mendapat dukungan penuh dari seluruh DPC Partai Gerindra se-Sumatera Utara dan seluruh Indonesia.

Bahkan, Pakar Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritongan menilai dukungan internal Partai Gerindra itu karena Prabowo sebagai ketua umum sangat dicintai para kadernya dan Prabowo juga memiliki elektabilitas paling tinggi di partai yang di pimpinnya.@agusira92981254

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB