Jakarta,NAWACITAPOST-Politisi Ferdinand Hutahaean mengomentari soal mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla terkait ucapannya yang mengaitkan antara orang kaya dengan agama.
Ferdinand melalui akun Twitter miliknya.menyesalkan sikap JK atas hal tersebut.
Ferdinand mengaku bahwa orang menjadi kaya buka karena agamanya melainkan lantara telah bekerja keras dan ulet dalam pekerjaannya. Sementara, jika orang itu pemalas, apapun agamanya pasti yang bersangkutan akan jadi miskin.
Menurutnya kaya itu bukan karena agamanya, tapi karena kerja keras, ulet dan niatnya. “Kalau pemalas, apapun agamanya pasti miskin. Jadi komentar Pak JK yang menghubungkan agama dengan kemiskinan atau kekayaan ini tidak tepat,” kata Ferdinan Huatahaean dikutip Kamis (17/6).
Mantan politisi Demokrat ini menilai bahwa pernyataan Jusuf Kalla terkait kekayaan dan agama itu cenderung bernada provokatif agar umat saling membenci.”Cenderung provokatif untuk saling membenci,” cuitnya.
Bahkan,dia dalam cuitannya itu menyertakan link artikel pemberitaan berjudul”JK Nilai Ekonomi Umat Pincang: 10 Orang Kaya .1 Muslim”.
Namun,banyak pihak yang menilai bahwa Jusuf Kalla akan menggiring 90 persen umat muslim untuk mendukung Anies Baswedan dalam kepentingan politik Pilpres 2024
Sebelumnya, Jusuf Kalla menyampaikan dihadapan Erick Thohir dalam acara silahrurahmi yang digelar Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Senin14 Juni 2021.
JK menyinggung soal ekonomi apabila ada 10 orang kaya, maka paling tinggi 1 orang muslim. Tapi apabila 100 orang miskin setidaknya 90 umat yang miskin. Jadi pincang keadaan ekonomi kita,” ujarnya.