politik

Figur SBY Tidak Menjual,  AHY Gagal Jadi Capres 2024

Kamis, 10 Juni 2021 | 11:19 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mengatakan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) harus memilik jabatan yang strategis jika ingin maju.

 

Qodari mengaku tidak adanya pengalaman AHY dalam memimpin rakyat maka akan berat membawa AHY maju sebagai capres.





Peluang menang akan berat, kasihan partai Golkar yang punya banyak kursi dipasangkan dengan calon yang popularitasnya tanggung," ujarnya kepada GenPI.co, Rabu (9/6).

 

Menurut dia figur Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak membawa dampak bagi AHY sebagai capres dari Partai Demokrat.

 

Jika duet AHY-Airlangga berarti AHY sedang berhalusinasi kalau menyebut dirinya dengan Airlangga akan mengulang kejayaan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla pada masa itu.

 

"Karier sudah beda, SBY jenderal, SBY menteri di pemerintahan, elektabilitas survei pertama nomor 2 sedangkan AHY belum," terangnya.

 

Lebih lanjut, M Qodari juga menganalisis pengalaman karier Airlangga selama di pemerintahan jauh lebih moncer dibandingkan AHY. "Airlangga sudah pernah menjabat di DPR, menjadi menteri, bahkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia," jelasnya.

 

Sementara diketahui, AHY hanya sebagai mantan Purn Mayor TNI dan tidak pernah memegang jabatan apapun di organisasi dan lembaga kecuali sebagai Ketum Demokrat.

 

Selain itu, figur SBY tidak lagi menjadi daya tarik bagi rakyat untuk memilih AHY sebagai capres 2024. Berbagai kasus yang diduga masih belum selesai seperti Bank Century dan Hambalang menjadi salah satu penyebab pendukung dan rakyat enggan mendukung sosok AHY.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB