politik

SBY Ngotot Pilih AHY Jadi Capres,  Partai Demokrat  TerancamTenggelam  di Pemilu 2024

Jumat, 4 Juni 2021 | 23:21 WIB
Jakarta, Nawacitapost- Pengamat politik Wempi Hadir mengatakan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terus membangun citra politik Partai Demokrat dengan berbagai kegiatan demi mendulang suara di Pemilu 2024.


Safari politik Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti (AHY) dengan para tokoh politik dan partai politik (parpol) seperti yang dilakukan AHY dengan bertemu Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil pada hari ini, Jumat (4/6) merupakan untuk menjalin silahturahmi dukungan politik.


"Jika tidak mampu mengkapitalisasi sumber daya yang dimiliki maka agak susah untuk Demokrat menang di Pemilu 2024," kata Wempi, kepada Nawacitapost, Jumat (4/6).


Wempi mengaku, tidak menjualnya figur di Partai Demokrat maka dibutuhkan dukungan yang solid.


"Perlu ada konsolidasi politik tingkat tinggi agar meningkatkan dukungan politik dari berbagai politik yang saat ini tidak mempunyai figur yang potensial, termasuk sosok AHY," kata Wempi kepada Nawacitapost.Jumat (4/6).


Menurutnya,SBY terus mencari sela dalam mencari dukungan untuk memajukan AHY sebagai capres




Bahkan, dia menilai SBY mencari dukungan dari para pihak yang tidak sejalan dengan pemerintah Jokowi. Dengan mencari simpatik publik.


Hal itulah, mengapa Demokrat sangat ngotot untuk mendorong AHY dalam pilpres 2024.


"Misinya jelas ingin mendapatkan elektoral yang tinggi bagi partai melalui figur AHY. Dengan demikian diharapkan ada dampak ekor jas atas pencalonan AHY," ujarnya.


Namun, hingga kini konflik di tubuh internal Partai Demokrat masih berlanjut antara Demokrat kubu Moeldoko dan kubu AHY terkait kepemimpinan AHY yang tidak disukai karena dinilai SBY hanya ingin mempertahankan dinasti Cikeas bukan menjadikan Demokrat sebagai partai demokrasi dan memberikan ruang bagi kadernya dalam memimpin Demokrat.


Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB