politik

Hanya Jual Figur AHY, Demokrat Terseret Berbagai Kasus Hukum Terkait Nama SBY

Jumat, 4 Juni 2021 | 16:55 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Berbagai upaya dilakukan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam membangun kepercayaan publik terhadap Partai Demokrat, saat ini SBY melalui anak sulungnya Agus Harimurti Yudhoyono (SBY) kembali meyakini masyarakat dan pendukung Demokrat  bahwa citra Partai Demokrat tidak buruk seperti dulu.

Namun, terkait hal itu masyarakat belum bisa melupakan jejak SBY selama menjadi Presiden RI ke-6 dalam memimpin negara Indonesia.

Pasalnya, berbagai kasus-kasus yang diduga melibatkan SBY hingga saat ini belum terungkap meskipun sudah ada yang menjadi terpidana dalam kasus tersebut, seperti kasus Bank Century yang saat ini kembali digugat oleh koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Boyamin  Saiman terus berjalan melalui gugatannya.

Boyamin mengaku, terkait kasus Bank Century, Boyamin menyatakan bahwa sejak KPK kalah oleh putusan praperadilan Pengadilan Jakarta Selatan Nomor 24 Tahun 2018 yang berisi melanjutkan penyidikan untuk nama-nama lain pengembangan dari perkara Budi Mulya, namun hingga saat ini KPK belum menetapkan satu pun tersangka sehingga kasusnya mangkrak.

Akibat kerugian Bank Century itu, negara mengalami kerugian mencapai Rp 7 triliun.

Sementara itu kasus lainnya adalah proyek Wisma Olahraga, Hambalang yang telah menetapkan tersangka diantaranya mantan Ketum Demokrat Anas Urbaningrum, mantan bendahara umum Demokrat, Muhammad Nazaruddin, mantan Menpora, Andi Malaranggeng, dan Angela Sondakh.

Akibat korupsi  proyek Hambalang itu, Negara mengalami kerugian mencapai Rp 2,5 triliun. Setelah mangkrak berapa tahun akhirnya pemerintah Jokowi akan kembali membangun menjadi tempat latihan bagi atlet-atlet Inonesia.

Untuk diketahui, Demokrat Kubu Moeldoko,HM Damrizal mengatakan tantangan mantan Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie yang akan buka-bukaan soal Pemilu 2004 dan kasus Bank Century karena tersinggung oleh tudingan Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra Mahendra.

“Apalagi kalau tudingan Herzaky itu atas persetujuan dan sepengetahuan SBY –AHY,” kata Damrizal, Minggu (23/5).

Damrizal mengungkapkan, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan kena malapetaka berupa Karma Luar Biasa, jika Marzuki Alie buka suara terkait Pemilu 2004.

Apalagi jika Marzuki Alie buka suara juga terkait ‘Bank Century’ yang sampai saat ini belum di selesaikan, dan Pemilu 2009 dengan berbagai kejanggalannya.” Diduga pemilu 2004 dan 2009, Marzuki Alie pegang kartu truf SBY dan keluargannya,” ujarnya.

 

 

Figur AHY Tidak Menjual Untuk Capres dari  Demokrat

Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari mengatakan  kurangnya elektabilitas AHY membuat  Demokrat semakin berat untuk memajukan AHY sebagai capres 2024.

“Atas beberapa alasan itu, dan sulit menjual AHY jadi capres dan cawapres. Seperti Pilpres 2019,” ujarnya.

Bahkan untuk ditawarkan sebagai Cawapres saja AHY tidak laku ditawarkan menjadi cawapres Jokowi maupun Prabowo.

“Seperti pengalaman di 2019 disaat SBY menawarkan AHY untuk jadi calon wakilnya Jokowi dan Prabowo. Dua duannya kan enggak mau, katanya dikutip dari merdeka.com

 

 

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB