Surabaya NAWACITAPOST - Halalbihalal merupakan tradisi tradisi di bulan Syawal, sesaat setelah umat Islam menyelesaikan ibadah puasanya di bulan Ramadhan.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) kota Surabaya juga mengangkat tradisi halalbihalal sebagai ajang silaturahim sekaligus sebagai sambung pemikiran antar kader.
Dibuka oleh sekretaris DPD PAN Surabaya Juliana Evawati, Rabu (26/5/21), halalbihalal yang digelar di kantor DPD PAN Surabaya Jl. Kemayoran Baru no. 9 berlangsung Khitmad dan tetap berpatokan protokol kesehatan yang ketat.
Ketua DPD PAN Surabaya, Machsun Jayadi, dalam sambutan sekaligus tauziyahnya mengatakan bahwa bagi warga PAN, halalbihalal merupakan ajang silaturahim sekaligus sambung pemikiran antar kader.
Menyambung silaturahim, menurut Machsun Jayadi adalah mempererat tali kasih sayang (At Taaruf) atau saling mengenal. Mengenal seseorang bisa diartikan dalam tiga hal yaitu mengenal secara kasat mata, mengenal cara berfikir dan karakternya dan yang paling penting adalah mengenal secara emosional.
" Kita sedang berada dalam arena dakwah politik, maka baju yang kita pakai hendaklah kita bersihkan," ujar Machsun mengutip hasil survey dari sebuah lembaga, ada salah satu partai yang kadernya kerap melakukan korupsi tapi dinyatakan paling bersih.
Untuk itu, Ia berharap kepada seluruh kader agar apa yang dilakukan dalam dakwah politik dapat menjunjung tinggi kebersihan dalam arti tidak menyalahgunakan amanat rakyat. " Sekecil apapun dakwah kita, jangan dianggap sebagai beban karena dalam hal kecil itulah ibadah para kader," ucapnya.
PAN, menurut Machsun merupakan aset bangsa yang artinya siapapun rakyat di bangsa ini boleh merasa memiliki dan menjaganya.
Selama ini, PAN beberapa kali mengalami cobaan," Kuncinya adalah tetap teguh dan bekerja keras dalam menghadapi segala cobaan. Kalau kita tegar insya Allah, PAN akan menjadi semakin besar," tegas ketua DPD PAN surabaya.
Sementara, Bendahara DPD PAN Surabaya Ghofar Ismail menjelaskan kesiapan partainya dalam menyongsong wacana Verifikasi Partai ditahun 2022 nanti. " Saat ini seluruh struktur DPD dan DPC PAN sudah lengkap di 31 kecamatan se-Surabaya dan dalam kondisi on fire untuk menghadapi Verifikasi Partai ditahun 2022 nanti," terangnya.
Selain halalbihalal, agenda saat ini juga dipergunakan untuk konsolidasi persiapan pembentukan DPRt dan Rayon se-Surabaya.
Terkait pemekaran Dapil dan penambahan kursi Legislatif, Ghofar Ismail memastikan bahwa DPD PAN Surabaya sangat siap dan setuju wacana tersebut. " Target kami ditahun 2024 adalah 7 Kursi DPRD Surabaya, Legislatif DPRD Jatim dan DPR RI serta memenangkan calon Walikota, Gubernur juga Presiden yang akan kami dukung nanti," tandasnya. (BNW)