Jakarta, NAWCITAPOST- Presiden Joko Widodo kepeleset lidah saat berpidato di depan masyarakat , dimana Presiden Jokowi menyebut Padang sebagai provinsi hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja di Provinsi Riau, Rabu (19/5).
Menykapi hal itu Wakil Ketua Komisi II DPR, Luqman Hakim mengatakan, kesalahan pengucapan merupakan kejadian biasa dan wajar. Hal itu bisa terjadi dengan siapa saja.
“Orang kepeleset lidah itu biasa , semua orang pasti pernah dan sering mengalami seperti iti . Maksud Presiden. Kota Padang, bukan Provinsi Padang,” kata Luqman, Kamis (20/5/2021).
Luqman mengaku hal itu seharusnya tidak perlu diersoalkan dan dibesarkan. Menurutnya hal ini sengaja dibesarkan oleh pihak-pihak terlebih oposisi, yang mempermasalahkan salah ucap Jokowi tersebut.
“Kalau opoisisi masih saja mempersoalkan hal -hal sepele itu sesungguhnya menunjukkan mereka tidak memiliki kemampuan untuk melakukan kritik-kritik mendasar atas kebijakan yang menyangkut hajat hidup rakyat banyak,” ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Joowi menyebut Padang sebagai provinsi saat meninjau Jalan Tol ruas Pekanbaru-Bangkinang , Rabu (19/5).
Dalam pidatonya Jokowi membahas soal konektivitas antar daerah. Ia berharap konektivitas akan meningkatkan mobilitas orang dan barang.