Jakarta, NAWACITAPOST - Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)mengkritik sikap Moeldoko soal belum mengucapkan selamat Idul Fitri ke Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sampai H +3 Lebaran 2021.
"Saya mengkonfirmasi hal ini kepada Sepri (Sekretaris pribadi ) Pak SBY, Bang Ossy Dermaaan belum ada ucapan dari Moeldoko kepada Pak SBY ,baik dari pesan singkat maupun telepon tetapi belum ada, " kata Deputi Analisa Data dan Informasi Balitbang DPP Demokrat Syahrial Nasution kepada wartawan, Minggu (16/5/2021).
Namun, terkait hal itu, mengingatkan masyarakat kembali terkait kasus yang menimpa mantan Ketum PD Anas Urbaningrum yang menjadi tersangka terkait kasus proyek Hambalang beberapa tahun lalu.
Juru bicara Dewan Pimpinan Pusat ( DPP ) Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatera Utara, Muhammad Rahmad mengatakan beberapa waktu lalu bahwa kasus yang menjerat Anas terkesan dipaksakan. Kasus ini juga yang membuat Anas didepak dari Ketum PD yang digantikan oleh SBY.
"Setelah menekan Anas secara politik tidak berhasil, maka SBY melakukan cara menekan Anas itu dengan kasus hukum," ucap Rahmad.
Terkait hal itu membuat publik pertanyakan sikap legowo SBY terhadap Anas yang harusnya meminta maaf kepada Anas. Pasalnya Rahmad menilai kejadian masa lalu yang membuat mantan Ketum PD Anas harus masuk kedalam penjara Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.
Diketahui, Anas Urbaningrum didakwa menerima hadiah dari berbagai proyek pemerintah termasuk proyek Hambalang senilai Rp 116,8 miliar dan U$$ 5,26 juta dalam persidangan pertama awal 2014.
Tuntutan jaksa menyebutkan,Anas juga menerima dua kendaraan mewah yang masing- masing dua kendaraan mewah yang masing-masing seharga Rp 670 juta dan Rp 735 juta.