politik

Denny Siregar : Prabowo Capres 2024 Sudah Ketuaan

Sabtu, 24 April 2021 | 14:10 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Dua kali bertarung sebagai capres melawan Jokowi, Prabowo Berpasangan dengan Hatta Rajasa 2014 dan Bersama Sandiaga Uno 2019, kalah. Sebagai Cawapres 2009 di duetkan dengan Capres Megawati melawan SBY, tidak menang. Jika dihitung dari usia 53 tahun sampai 68 tahun, mantan suami Titik Soeharto tidak pernah mendapat piala Pilpres dan Piala Wapres.

Baca Juga : Menuju 2024, Elektabilitas Ganjar Pranowo Ungguli Prabowo Subianto



DENNY SIREGAR seorang penggiat media sosial dan aktif dalam masalah kebangsaan serta politik Indonesi. Meminta dengan sangat agar Ketua Umum Partai Gerindra untuk menyerahkan tongkat komando kepemimpinan sebagai Capres kepada orang muda. Artinya bukan Menteri Pertahanan (Menhan) 2019 -2024 yang diajukan.  Begitulah ungkapan pria asal Medan Sumatera Utara kepada Chanel Youtube 2045 TV.

Denny menghormati Prabowo dengan amat sangat, fokus saja kepada tugasnya sebagai Menhan. Jangan sampai nanti,  ketika ikut Nyapres di 2024 dengan usia yang sudah tua (73) dan ditakutkan kalah lagi.

Denny punya alasan kuat kenapa kans Prabowo di 2024 menangnya kemungkinan kecil, malah kekalahan yang dialaminya. Lalu, Denny merujuk pada sensus 2020, bahwa pada Pilpres 2024 pemilih  ditentukan oleh generasi milineal atau generasi Z yang jumlahnya mencapai 54 persen.

Karena, generasi milenial ini cenderung memilih bukan orang yang disebut kakek, dan Prabowo termasuk sebutan itu. Sementara mereka (generasi milienial) lebih enjoy dan aman memilih  yang dianggap sebagai orang tua (Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, dan Anies).

Prabowo bagi pemilih milenial bukan pilihannya, karena itu bukan jiwanya. Saran Denny, Prabowo jadilah bapak bangsa, dan berilah kesempatan anak muda dari kader partainya disiapkan menuju 2024. Bergabung dengan PDIP lebih bagus, tuturnya.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB