politik

Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Tiga Periode,   Bamsoet Sebut Skenario dari Petualang Politik

Jumat, 19 Maret 2021 | 14:18 WIB
Jakarta,  NAWACITAPOST - Ketua Majelis Permusyawarahan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo atau dikenal Bamsoet mengatakan isu perpanjangan masa jabatan kepala negara menjadi tiga periode hanya skenario halu (halusinasi)  dari para petualang politk.




Bamsoet mengungkapkan memasukin tahun kedua periode ini MPR fokus menyiapkan untuk menghadirkan lagi model garis-gari Besar Haluan Negata (GBHN)yaitu. pokok Pokok Haluan Negara (PPHN).




Dia menyampaikan amandemen terbatas UUD 1945 merupakan amanat dari MPR periode 2014-2019 yang diamanatkan kepada MPR periode 2019-2024.




"Jadi agenda ini tidak ada sama sekali tidak membahas soal masa atau periode jabatan presiden," kata Bamsoet dalam keterangan,  Jumat (19/3).





. Ia menjelaskan, kecurigaan tentang adanya skenario mengubah masa jabatan presiden menjadi tiga periode sama sekali tidak beralasan. DIa menyebutkan semua agenda kerja dan fokus group discussion MPR selama dua tahun ini tidak pernah menyoal masa jabatan presiden.

 

"Jadi saya pastikan skenario itu tidak pernah atau menyampaikan selama masa kerja MPR saat ini, " tegasnya.

Bamsoet memastikan MPR terkait amandemen UID 1945 hanya mengenai PPHN.

 

Menurut politisi Golkar ini,  beralasan mengadakan FGD dengan menghadirkan akademisi terkait proses pembahasan PPHN  ini.

"Satu kali pun kami tidak pernah menyoal periode jabatan presiden.  Untuk membuktikan atau mencari kebenarannya, "ucapnya.

 

Ketua MPR ini meminta agar tidak ada yang membangun rasa curiga tentang penambahan masa jabatan presiden.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB