politik

SBY Sudah Tak Laku Memainkan Politik Terzolimi

Senin, 8 Maret 2021 | 16:00 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST –   Hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat Deli Serdang, Sumut  5 Maret 2021 menghasilkan, Ketua Umum, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dan Ketua Dewan Pembina Maruzki Alie. Terkait  ini, maka partai Demokrat  punya dua kepungursan, yaitu ;  Moeldoko kubu KLB Deli Serdang Maret 2021 dan AHY Kongres V  Jakarta Mei 2020.

Baca Juga : Hasil KLB Demokrat, Dipensiunkan : SBY Sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai dan AHY Ketua Umum 




Hal lain dari kisruh atau menuju sengketa Demokrat, Ketua Umum Jokomania (Joman) Immanuel Ebenezer menduga Moeldoko terjebak dalam permainan politik playing victim SBY yang tengah bersiasat membesarkan nama anaknya, AHY, di pucuk Demokrat.

Menurut Noel, SBY memiliki keahlian dalam memainkan peran sebagai korban atau playing victim. SBY juga menguasai dunia intelijen. "SBY ini kan punya keahlian dalam memainkan peran playing victim," kata Noel seperti dilansir  media CNNIndonesia.com, Minggu (7/3/2021).

Baca Juga : Versi KLB Demokrat, Marzuki Alie : Minggu Kedua Maret Susunan Kepengurusan Diserahkan Ke Kemenkumham




Pendapat Noel ada benarnya juga, bahwa SBY memainkan politik itu. Teraniaya atau terzolimi, hal-hal tersebut yang saat SBY memainkankan perannya untuk pencapresan.

Pada konteks kekinian politik playing victim yang dimainkan SBY agaknya agak sulit dan tidak berefek. Pertama pencapresan tak lagi melekat padanya, sedangkan untuk AHY popularitasnya tak bisa didongkrak lagi. Dan bukan hanya AHY saja yang capres tapi ada  banyak nama untuk 2024

Jadi Jelas, politik merasa teraniaya SBY  dan terseretnya Moeldoko dalam pusaran kisruh Demokratnya sepertinya  jauh panggang dari api atau SBY sudah game over memainkan politik terzolimi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB