politik

SBY Turun Gunung Tidak Mempan, Mayoritas Deklarator Dukung KLB Demokrat

Kamis, 4 Maret 2021 | 15:29 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST –  Dukungan Partai Demokrat (termasuk yang diberikan oleh 7 kader yang dipecat) menghantarkan SBY terpilih sebagai Presiden dua periode (2004 -2009, dan 2009 – 2014).

Baca Juga : KLB Selangkah Lagi, Jabatan AHY Diujung Tanduk



Saat SBY sebagai Presiden, hubungan dengan elit kader lainnya mulai terasa tak harmonis. Aroma itu mengental saat gelaran Kongres ke 2 Demokrat di Bandung, 2010. Yaitu calon kuatnya (Andi Malarangeng) kalah telak dari suara Anas Urbaningrum. Segala cara  yang dibungkus dengan format mencari-cari AD/ART Partai yang menguntungkan kubunya (Cikeas Cs).

Ketidak harmonisan atau bisa dikatakan keretakan partai semakin mengental, ketika digelarnya Kongres V Demokrat, Maret 2020 di Jakarta. Sebelum dihelatnya Kongres tersebut, peserta sudah tahu bahwa Agus Harimurti Yudoyhono (AHY) pasti ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai berlambang bintang Mercy. Jadi bungkusan kongres V itu hanya unsur formalitas saja. Bahkan kabarnya, calon lain tak boleh maju sebagai kandidat Ketum Partai ini.

Keretakan semakin menganga dan terbuka lebar. Ketika SBY bertapa alias membiarkan AHY menjadi nakhoda Partai. Pikir SBY, AHY sudah dewasa dan matang dalam berpolitik. Namun, tanpa diduga goyangan sedikit demi sedikit mulai dialami AHY.

Tudingan adanya kudeta partai dialamatkan kepada 8 kadernya : Marzuki Alie, Max Sopacua, Hengky Luntungan, Damrizal, Jhoni alen Marbun, Yus Sudarso, Damrizal, Tri Yulianto. Desakan dan serangan bertubi-tubi kepada AHY.

Membuat SBY turun gunung. Masih dengan nada sama, SBY pun meminta AHY memecat Marzuki Alie Cs. Merasa tak menyelesaikan masalah dan malahan memperuncing partai. SBY pun memerintahkan AHY untuk menemui para kader lainnya di luar Marzuki Alie.  AHY pun bertandang dan menemui Subur Budhisantoso, Umar Said, Wayan Sugiana, Ifan Pioh, Vera Rumangkang dan Steven Rumangkang.

Disinilah mulai nampak kepanikan luar biasa yang dialami AHY dan SBY akan terpaan dari kadernya sendiri. Ternyata kudeta (KLB) yang bisa diredam SBY-AHY malah dilakukan dengan pemecatan. Seharusnya SBY –AHY merangkul Marzuki Alie Cs, bukan memecatnya. Yang dipecat (deklarator) sepihak pun mulai melakukan perlawanan.

Sepertinya mayoritas deklarator sudah sepakat dengan sebagian besar pemilik suara (klaim kubu KLB) untuk gelaran KLB. Tema KLB Demokrat pun sudah disiapkan  “Menjemput Kembali Semua yang Tertinggal dan Berkumpul Kembali Semua yang Tersebar," ujar Damrizal yang juga Deklarator Demokrat.  Lalu, apakah AHY bakal diganti dalam KLB. Sepertinya ya, jawab Damrizal dengan suara tegas.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB