politik

Empat Putra Kepulauan Nias Layak Memimpin BPPPKN

Selasa, 5 Januari 2021 | 15:10 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Era reformasi selain melahirkan 6 Presiden (Habibie, Gus Dur, Megawati, SBY, dan saat ini Jokowi), juga melahirkan daerah pemekaran Provinsi, yaitu ; Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Banten, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Baca Juga : Mayor Jenderal (Purn) Christian Zebua Kalah di Pilkada Nias, Status Ketua Umum Pemekaran Provinsi Kepulauan Nias Dipertanyakan?





Saat ini, salah satu daerah kepulauan di wilayah Sumatera yang memperjuangkan sebagai sebuah Provinsi adalah Kepulauan Nias (Kepni). Undang - undang Nomor 32 tahun 2004 yang menjadi syarat pembentukan provinsi seperti adanya 5 kabupaben/kota, Kepni memenuhi syarat tersebut.

 



Perjuangannya telah dirintis sejak tahun 2000. Lembaga wakil rakyat (DPR, dan DPD RI)  pun pernah didatangi para elit Kepulauan Nias. Salah Satunya Christian Zebua.

Maka, berkibarlah nama Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (BPPPKN) dengan ketuanya Christian. Ditetapkannya melalui pertemuan Forkada Kepni (Nias, Nias Barat, Nias Selatan,Nias Utara, dan Gunungsitoli).

Mantan Ketua MPO DPP HIMNI Pusat ini, pernah Pangdam Cendrawasih,  setelah pensiun dari dinas militer masuk Partai Nasdem, ikut Pileg 2019 Dapil Sumut, kalah. Kemudian ikut Pilkda Nias, kalah juga. Sampai saat ini perjuangan Kepni menjadi provinsi  tak ada kemajuan yang berarti, boeh dikatakan jalan ditempat?

Kemudian Bupati Nias Sokhiatulo Laoli, tahun ini (2021) sudah tidak menjabat sebagai Bupati, karena terkena aturan dua periode. Pernah menjadi Ketua Umum HIMNI Pusat yang saat ini suami Tikna Murni mengembang tugas sebagai Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan Dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO). Darah organisasinya mengalir deras dalam sosok ayah dari Yorint M. Fangenano Laoli Viera S Sevenia Laoli dan Bernand G Faatulo Laoli ini terkenal dengan pengalaman organisasi yang tak perlu diragukan lagi. Labuhan partainya Demokrat.

 

-
Sarman Simanjorang Komisaris Utama PT Pertamina Geothermal Energy,

 

Bahkan pengusaha nasional yang juga  Komisaris Utama PT Pertamina Geothermal Energy, Sarman Simanjorang menyebut Sokhiatulo, sebagai Bupati yang berjiwa membangun daerah dengan konsep visioner. Terbukti penerbangan Garuda dari Jakarta ke Nias dan beberapa daerah lainnya. Lahir dari kepiawaian dan bantuan dijajarannya.

-
Pengrus DPP HIMNI Di era Agustus Gea. foto Ist

Agustus Gea (Sekretaris MPO HIMNI dengan Ketua MPO HIMNI Yasonna Laoli)  boleh dikatakan salah satu pemikir handal yang bergelut dengan perjuangan Kepni menjadi Provinsi. Seminar Nasional bertajuk Kepni layak sebagai provinsi lahir dari tangan dinginnya. Yasonna Laoli (tokoh Nias dan Nasional yang sat itu sebagai anggota komisi 2 DPR RI) hadir di seminar tersebut.

Saat ini (Agustus Gea) kiprahnya banyak mengkaderkan anak-anak milenial Kepulauan Nias yang tersebar di Jabodetabek supaya bisa membangun kampung halaman di Kepulauan Nias.

Boleh dikatakan Agustus Gea kerap berkutat dengan organisasi sudah menjadi habitat dan santapannya. Bahkan pernah menjadi anggota BPHMS  atau di Sinode BNKP. Walaupun warna partainya Demokrat, Agustus Gea tak mengibarkannya, hanya dihormati saja.

Marinus Gea saat ini Ketua Umum DPP HIMNI, Pileg 2019 Dapil Banten dimenangkannya, sehingga dua periode anggota DPR RI disandangnya. Saat Pilkada Nias dan Nias Selatan 2020 Marinus Gea sebagai penggedor utama pemenang Dua (2) Bupati di Kabupaten Nias dan Nias Selatan.

Ke empat putra terbaik Kepulauan Nias di atas tersebut layak dan pantas menjadi Ketua Umum BPPKN.

Mengutip dari pernyataan Presiden Jokowi yang bergabung di kabinetnya adalah sebagai pemenang dan tidak punya beban politis.

Apakah nahkoda utama BPPPKN berikut? Masih Christian Zebua yang kalah di Pilkada Nias, Agustus Gea yang berhasil mengadakan seminar nasional tentang Kepni layak menjadi provinsi,  Sokhiatulo Laoli yang piawai berorganisasi dengan jejaringnya, atau Marinus Gea dengan torehan kerja di legislator nasional (Parlemen Senayan - Komisi III)  yang dua periode.

Yang jelas dan pasti, ke empat putra Kepni ini, mempunyai talenta berbeda-beda dalam kerja dan kepiawaian melakukan lobi-lobi politik, ditingkat regional maupun nasional. Maka, pengalaman berorganisasi sangat membantu menjadi nakhoda utama  sebagai BPPPKN untuk mewujudkan Kepni sebagai Provinsi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB