Baca Juga : Agustus Gea : 4 Paslon Semuanya Ononiha, Tapi Tidak Semuanya dari Kabupaten Nias
KABUPATEN NIAS pun telah melaksanakan Pilkada. Dari 378 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Nias. Berdasarkan hitungan website resmi KPU yang bisa diakses oleh semua pihak. Hasil sementera yang unggul pasangan Yaatulo Gulo – Arota Lase mengalahkan pasangan Mayjen TNI (purn) Christian Zebua – AKBP Pol (purn) Anofuli Lase dan dua pasangan lainnya.
Seperti diketahui Yaatulo Gulo didukung PDIP dan Golkar, sedangkan mantan Pangdam Cendrawasih didukung Nasdem, Perindo dan PKS.
Majunya Jenderal bintang dua purnawirawan ini sempat menjadi perbincangan warga Nias. Karena Chritistian berasal dari kota Gunungsitoli yang maju di Pilkada Nias. Padahal di Gunungsitoli dilakukan Pilkada yang sama secara serentak juga.
Warga Nias sempat khawatir majunya Jenderal Chritian ini sempat memunculkan bahwa Nias akan dpimpin oleh tokoh yang bukan asal dari Nias. Kekhawatiran itu terobati, bahkan kaget Jendral yang pernah menjadi Kadispenad ini kalah.
Reputasi staf khusus KASAD 2014 ini sempat digadang-gadang dan dijagokan beberapa tokoh Nias lainnya sebagai Ketua Panitia Pemekaran atau Pembentukan Provinsi kepulauan Nias. Apakah kekalahan di pilkada Nias, status dan posisi sebagai Ketua panitia tersebut bisa diganti. Jawabnya bisa ya dan bisa juga tidak.