Bertempat di Petemon Sidomulyo, kedatangan Rieke terkait dengan pemenangan Eri-Armuji di Pilwali Surabaya.
Jelang coblosan pada 9 Desember 2020, Rieke sarankan warga petemon untuk memilih Eri-Armuji sembari mengigatkan peran Bambang DH dan Tri Rismaharini untuk pembangunan Surabaya.
Dua nama ini contoh kepala daerah terbaik yang memiliki peran besar dalam pembangunan kotanya, katanya, Senin (23/11/2020) siang.
Nasib Surabaya, menurut Rieke ada di tangan warga Surabaya. " Ingat, memilih jangan karena dibayar, apa yang telah hadir di Surabaya ini juga tentu karena kepemimpinan Mas Bambang DH dilanjutkan oleh Bu Risma. Dan akan kembali diteruskan oleh Eri Cahyadi sebagai mantannkepala Bappeko Surabaya," katanya.
10 tahun ini, masih Rieke, Eri Cahyadi telah mengikuti kerja Wali Kota Risma. " Itu berarti Ia akan melanjutkan semua pembangunan yang dilakukan bu Risma," tukasnya.
Terakhir, Rieke menantang apabila nanti Eri-Armuji diberi amanah untuk menjadi Walikota dan wakilnya, Ia ingin semua pembangunan di Surabaya bisa berbasis data. " Ini adalah program kami di DPR RI, dan kami saat ini sedang mencari kota percontohan."
" Hal ini adalah cita-cita Bung Karno dari awal. Pembangunan tidak akan berhasil apabila data kependudukannya tidak baik," pungkasnya.
Suasana hangat saat Ketua panitia sekaligus ketua Kemenangan BMPI untuk ERJI, Dewi Widowati Soegandi menyampaikan orasinya.
-
Sesuai ciri khasnya yang menggebu-nggebu, Dewi menyampaikan dukungan terhadap Paslon nomer 1 karena berharap Cawali dan Wawali ini dapat meneruskan semua kebaikan yang telah diperbuat bu Risma di Surabaya.
" Tak ada yang lain, hanya Eri-Armuji yang bisa meneruskan pembangunan Surabaya," tegasnya.
Kenapa harus Eri-Armuji, menurut Dewi, sebuah kota bisa Maju bila melakukan pembangunan secara berkelanjutan. Eri adalah seorang birokrat dengan jabatan terakhirnya sebagai kepala Bappeko Surabaya, oleh karena itu Ia sudah terbiasa melakukan apa yang telah dilakukan bu Risma.
Sedang Armuji adalah seorang politisi kawakan yang telah 4 periode menjabat sebagai anggota DPRD Surabaya. Dari situ beliau sudah sangat faham apa yang dibutuhkan warga Surabaya dan bagaimana solusinya.
Saat itu juga, Dewi berteima kasih kepada segenap jajaran pengurus dan anggota BMPI," Saya bangga dengan kalian, tanpa kalian saya tidak bisa berbuat apa-apa, untuk Surabaya" ujarnya.
-
Sementara, Eri Cahyadi yang hadir langsung saat itu mengaku mendapat semangat tambahan dengan hadirnya Rieke Dyah Pitaloka kader pusat PDI Perjuangan.
Dalam sambutannya, Eri hanya menerima tantangan Rieke Dyah Pitaloka sebagai anggota DPR RI. Menurutnya, data kependudukan di kota Surabaya sudah hampir sempurna dan siap disinergikan dengan pusat. " Kami siap menerima tantangan tersebut," tegasnya.
Turut hadir saat itu, Anggota DPRD Jatim Agatha Retnosari bersama Sukadar anggota DPRD Kota Surabaya. (L1)