Surabaya NAWACITAPOST - Warga Tambak Deres Gg. I Kelurahan Kenjeran Bulak mengaku resah, pasalnya sehari setelah sosialisasi Paslon Walikota - Wakil Walikota Surabaya, Eri Cahyadi-Armuji, tiba-tida kembali ada konvoi dari dari orang-orang yang memakai atribut PDI Perjuangan Surabaya, Sabtu (7/11/20).
Sesuai informasi yang beredar ternyata yang melakukan konvoi tersebut adalah benar pengurus struktural PAC PDI-P Bulak yang dikomandani oleh Riswanto atau biasa dipanggil Bang Ris.
Dihadapan media, Warsito warga Tambak Deres menyampaikan kegelisahan warga akibat pawai ugal-ugalan tersebut.
Menurutnya, sore itu sekitar pukul 14.00, sekelompok orang berseragam PDI-P menggunakan motor melewati jalan Tambak Deres I kearah gang VI. Yang dirasa kurang simpatik adalah saat berada di gang I, gas kendaraan mereka digeber-geber hingga menimbulkan kebisingan di gang yang hanya berlebar 2 meteran tersebut.
Dari kejadian itulah warga menanyakan kepada abdul Ghoni Muklas salah satu anggota DPRD Surabaya dari PDI-P yang kebetulan adalah pembina mereka di Paguyuban Nelayan Surabaya utara.
" Masyarakat hanya ingin tahu, ada apa ini ? Padahal tak sampai sehari ditempat itu sebelumnya ada sosialisasi ER-JI kepada para nelayan dirumah saya," ujar Warsito yang merupakan ketua Nelayan Surabaya utara.
Kalaulah memang ada masalah, kata Warsito, sudah selayaknya diselesaikan secara internal partai.
" Takutnya, warga yang sudah jatuh hati tehadap Paslon 1 Eri-Armuji jadi tidak simpati melihat hal tersebut," ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, Abdul Ghoni Muklas Ni'am merasa perlu meminta maaf kepada warga Tambak Deres atas sikap yang ditunjukkan oleh kader PDI-P Bulak.
" Atas nama kader PDI-P Bulak, saya mohon maaf atas ketidak nyamanan warga Tambak deres. Semoga kedepan tidak terjadi hal-hal yang meresahkan tersebut," tandas politisi muda PDI Perjuangan Surabaya tersebut. (L1)