politik

Jika Dicalonkan Dan Terpilih, Tri Rismaharini Adalah Gubernur Perempuan Pertama Jakarta

Jumat, 23 Oktober 2020 | 12:08 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Tri Rismaharini biasa disapa Risma sudah dua periode menjabat sebagai Walikota Surabaya. 2010 – 2015 dan 2015 -2020. Secara konstitusi sebagai orang nomor satu di kota itu telah selesai. Selama 10 tahun memimpin, sentuhan tangan dinginnya berhasil menjadikan Surabaya yang semrawut bisa tertata dengan baik. Taman, banjir, anak putus sekolah, kesehatan dan fasilitas publik lainnya berhasil dibenahi dan dirasakan warga kota Surabaya.

Baca Juga : Warga Jakarta Dilarang Untuk ke Luar Kota Akhir Oktober 2020


TERKAIT banjir misalnya, diatasi dengan baik. Bahkan mendekati titik nol. Seperti yang ada dijalan protokol dan non protokol. Keberhasilan mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya menata kotanya. Membuat parlemen Kebon Sirih melalui pansus banjir bertandang dengan format studi banding ke kota tersebut. Boleh dikatakan menggali ilmu. Padahal dari segi struktur pemerintahan, Surabaya levelnya satu tingkat dibawah Jakarta.

Berakhirnya Risma sebagai Walikota Surabaya di tahun 2021. Kemungkinan bisa memuluskan jalannya  di Pilkada Jakarta yang rencananya bakal digelar 2022 atau mungkin 2023.

Memang kabar masuknya Risma sebagai calon Gubernur Jakarta. Sempat terdengar jauh-jauh hari. Namanya tertera dalam jajaran struktur DPP PDI Perjuangan sebagai Ketua  Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (2019-Sekarang) yang mengusulkan dan menetapkannya adalah Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputeri  saat Kongres di Bali 2019. Adalah sinyal penguatan radar Pilkada Jakarta.

Bahkan dalam berbagai survei nama Risma muncul di 10 besar untuk berlaga di Jakarta. Selain itu partai banteng moncong putih ini mengurutkan nama istri dari Djoko Saptoadji sebagai salah satu pilihannya.

Dengan kursi DPRD Jakarta 25. PDIP berhak mengajukan calonnya sendiri tanpa bergabung dengan partai lain. Sebab di Partai ini sudah  pernah dan ada Perempuan menjadi nomor satu. Megawati pernah menjadi Presiden perempuan pertama di Indonesia. Puan Maharani Ketua DPR perempuan pertama. Jika Risma, jadi dicalonkan dan terpilih sebagai orang nomor satu Jakarta, maka dia adalah Gubernur perempuan pertama Jakarta.  Hal ini dalam politik masih serba mungkin dan bisa berubah.

 

 

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB