Jokowi : Banpres Produktif, Minggu Depan Kita Bagi Kepada 9,1 Juta Pengusaha UMKM
Saat ini suami dari Iriana memasuki periode keduanya sebagai orang nomor satu Indonesia. Berdasarkan pada UU Nomor 7 Tahun 2017 pasal 169 huruf n, yang menyatakan jabatan Presiden dua periode. Berarti pada 20 Oktober 2024 ayah dari Gibran Rakabuming Raka resmi melepaskan jabatannya sebagai Presiden.
Kembali soal tidak ada beban. Penegasan kakek dari Penembahan Al Nahyan Nasution ingin meningkatkan taraf hidup masyarakat diperiode kedua ini. Ayah dari Kaesang ini perlu pembantunya yang mampu menterjemahkan dan melaksanakan maksudnya secara cepat dan tepat sasaran. Menteri ini diibaratkan adalah 'mesin' yang harus selalu berputar pada tujuan utamanya.
Periode kedua Jokowi sebagai Presiden, menteri dari Parpol 16, dan 18 non parpol. Jika pada saat ini ada rencana reshuffle. Maka penggantinya kalau dari parpol harus orang parpol juga. Supaya ada keseimbangan dalam mengambil keputusan strategis bersama DPR. Dukungan parlemen diperlukan agar program untuk masyarakat yang terdampak pandemi atau terdampak lainnya bisa tepat sasaran.
Presiden Jokowi bersama Marinir
Stimulus atau perangsang bantuan untuk 12 Juta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebesar 2,4 Juta rupiah, dan 15 juta pekerja yang upahnya dibawah 5 Juta rupiah diberikan dana sebesar 2,4 juta rupiah. Bansos rencananya dilaksanakan selama satu tahun, dan sudah banyak membantu masyarakat terdampak juga.
Jika ditarik benang merah dan putihnya penyampaian tidak ada beban kepada Apindo Juni 2019 serta kemarahan kakek dari La Lembah Manah kepada pembantunya di Istana Negara Juni 2020 tentang penggunaan anggara untuk pandemi korona yang belum terserap dan dirasakan masyarakat.
Kakek dari Sedah Mirah Nasution adalah sosok dan tipikal dalam mengeksekusi keputusan strategis selalu mempertimbangkan berbagai hal. Dan tidak ingin membuat gaduh.
Betul, merangkul lawan politik kerap dilakukan Jokowi. Namun yang dirangkul pun harus punya modal politik dan tentu integritas serta loyalitas. Prabowo Subianto dirangkul karena, ayah dari Didit Prabowo ini punya angota parlemen sebanyak 75 serta patuh dan taat pada konstitusi.
Sepertinya Gatot Nurmantyo dan Din Syamsudin yang bergabung dengan KAMI setelah mengkritik pemerintahan Jokowi ingin dirangkul. Dengan harapan masuk kabinet. Namun modal kedua orang ini dalam politik (parlemen senayan) nol, integritas dan loyalitas juga diragukan. Yang bisa dilakukan oleh orang nomor satu Indonesia adalah mendengar dan melihat, tanpa diajak ke Istana. Bagi Jokowi lebih baik fokus urus rakyat.