Baca Juga : Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan diperiksa KPK
Besan Amien Rais ini menjadi saksi dalam sidang dugaan korupsi alih fungsi hutan Riau pada 2014 dengan terdakwa Suheri Tirta, Legal Manager PT Duta Palma Group Tahun 2014.
Anehnya sehari menjadi saksi di KPK, Menteri Kehutanan era Presiden Keenam SBY mendukung pasangan Gibran dan Teguh untuk Pilkada Solo. Alasannya karena Gibran melakukan dikediaman Zulhas, ungkapnya.
Lebih dari itu mertua dari Mumtaz Rais ini menyemangati dan mendoakannya. Bahkan dirinya siap menjadi menthor (baca pembimbing) politik, dalam cuitan twiternya.
Lagi-lagi cuitannya mengundang tanggapan beragam dari warganet. Mulai tanggapan sebagai sebuah sikap politik dan dukungan kepada PAN. Serta tanggapan yang bernada sindiran dengan menyebut dukungan Ketum PAN pada Gibran akibat tersandera kasus di KPK. Yaitu “Zul tersandera alih fungsi hutan,” kicau akun @UncleJames01.
Hal lainnya pada Minggu 9 Agustus 2020 Ketua Umum PAN dengan tempat dan baju yang bercorak hampir sama juga menerima Cucu PB XII Putri Woelan sebagai calon Pilkada Solo untuk menghadapi Gibran. Memang belum didukung secara resmi.
Calon orang nomor satu Solo Cucu PB XII Putri Woelan yang akan menghadapi Gibran diterima di Kediaman Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Jakarta, Minggu 9 Agustus 2020
Seperti diberitakan media Tempo.co 17 januari 2020, bahwa Ketua MPR (2014-2019) Wakil Ketua MPR (2019-2024) sudah disebut sejak awal kasus alih fungsi hutan itu bergulir. Terpidana kasus itu, Annas Maamun, beberapa kali menyebut namanya sejak pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi pada 2014 lalu. Annas mengatakan pernah bertemu Zulkifli Hasan di rumah dinas bekas Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu di Jakarta.
Annas mengaku menitipkan permohonan alih status hutan Riau kepada Zulkifli. Di lain kesempatan, ia juga mengatakan bahwa Zulkifli adalah pejabat yang menyetujui revisi izin alih fungsi hutan Riau pada 2014.
Ya Zulhas adalah Politisi elit, entah ini benar atau tidak begitu terkena sandera atau terjerat kasus berbau hukum butuh sandaran dari struktur lebih atasnya. Jika perlu orang nomor satu di republik ini menjadi tempatnya. Melalui Gibran anak Jokowi yang di sambut secara meriah dan langsung mendukung langkah ayah dari Jan Ethes ini sebagai calon orang nomor satu Solo.
Dengan harapan supaya hal-hal berbau hukum tak sampai menular kepadanya. Apalagi dia orang nomor satu di partai dan Pejabat negara masih aktif di pimpinan MPR.
Namun politik itu kesempatan. Artinya musuh yang dulunya kawan apalagi masih status besan bisa menjadi pengganggu. Apa sebab? Bisa saja besannya ini mendorong dan mempersilahkan pihak terkait untuk memeriksa secara transparan.
Apakah saksinya Zulhas di KPK tetap menjadi saksi atau ke tersangka? Seperti didengungkan KPK bahwa perlu alat bukti dua jika perlu lebih dari itu.