politik

Khilafah Berulah, Jokowi Akan 'Gigit' Sendiri

Senin, 27 Juli 2020 | 17:31 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Selain pajak, pemasukan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Indonesia adalah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Gunanya untuk pembangunan bangsa dalam berbagai bidang ke arah yang lebih baik.

Baca Juga : Khilafah Sudah Merasuk Ke Wakil Rakyat


Demi meningkatkkan pendapatan BUMN ke arah yang tepat selain kemampuan atau keahlian di bidangnya.

Yang tak kalah pentingnya adalah mempunyai integritas dan cinta tanah air dengan didasari pada nilai-nilai Pancasila dan kemajemukan didalam Bhineka Tunggal Ika.

Disinyalir dalam pengusulan nama-nama komisaris dan petinggi BUMN kata Ketua Organ Relawan Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer ada menjadi makelar dalam penjaringan komisaris, dan banyak kelompok radikal yang bisa duduk di BUMN.

Ketua Organ Relawan Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer (kanan) bersama Presiden Jokowi

Sementara relawan Jokowi yang nyata-nyata telah berjuang secara penuh malah jadi gelandangan. Ditendang setelah arena pilpres selesai, ungkap Immanuel yang biasa disapa Noel.

Noel mencium bahwa ada kehadiran makelar di Istana yang ikut mengatur penunjukan komisaris BUMN. Makanya kalangan aktivis ini meminta Presiden Jokowi agar turun tangan menghentikan praktik mekelar. Makelar adalah pemodal kelompok anti Jokowi yang saat ini diberi panggung. Relawan Jokowi yang kerja keras cuma jadi penonton.

Pernyataan Noel ini senada dengan pernyataan yang disampaikan anggota DPR RI dari PDI Perjuangan Adian Napitupulu sebelumnya yang menilai penunjukan komisaris BUMN tidak transparan dan terkesan tertutup.

Kelompok radikal ini jika dibiarkan akan menjadi benalu dalam daging. Dan akan terus menggerogoti sendi-sendi berbangsa dan bernegara.

Anehnya tindakan mereka dalam menyerang pemerintah itu menggunakan anggaran negara, seperti jabatan mereka di Komisaris dan petinggi BUMN.

Mereka ini melancarkan aksinya secara terang-terangan. Tak peduli itu mengganggu keharmonisan toleransi keagamaan. Pokoknya selama itu menguntungkan kelompoknya maka itulah yang dilakukan.

Yang jelas, pasti ada jalan keluar untuk memastikan kelompok khilafah tidak lagi sebagai pemilik panggung utama.

Jelas mereka ini akan digigit sendiri oleh Jokowi, seperti yang Jokowi katakan tidak ada beban lagi di periode keduanya sebagai Presiden. Mereka ini siap-siap akan ketar-ketir .

 

 

 

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB