politik

Titah Megawati Soekarnoputri Pegangan Dhito Pramono Maju Pilkada Kediri

Sabtu, 18 Juli 2020 | 12:05 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST-Hanya titah Ketua Umum PDI Perjuangan yang dipegang dan dilaksanakannya.

Begitulah ucapan dari Hanandhito Himawan Pramono biasa disapa Dhito Pramono anak pertama Sekretaris Kabinet Pramono Anung ketika ditetapkan sebagai colon Bupati  berpasangan dengan Dewi Mariya Ulfa di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kediri.

Bahkan dihubungi melalui Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto dan ayahnya untuk maju di pilkada kata tidak selalu terucap.

Penetapan Dhito Pramono (28) yang diusung partai Banteng Moncong Putih menjadikan PDI Perjuangan selain sebagai Partai Wong cilik juga menjadi Partai anak muda atau milenial yang punya pandangan visioner.

Bukan hanya asal anak muda, kemampuan serta integritas juga menjadi syarat utama partai ini mengusung seseorang menjadi calon Pilkada.

Soal Titah. Setiap kader PDI Perjuang adalah wajib melaksanakannya tanpa kecuali. Tengok Saja, bendera dibakar begitu perintah keluar dari Megawati untuk melakukan perlawanannya hanya dengan hukum.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri

Begitupun ketika memasuki Pilkada pintu titah itu hanya satu dibuka dari Teuku Umar 46 Jakarta.

Sebelum titah itu diucapkan Megawati, penggodokan dilaksankan para pengurus PDI Perjuangan secara berjenjang, serta masukan dari berbagai kalangan menjadi acuan pengerucutan nama.

Yang jelas setiap kader harus siap bukan siap mencalonkan melainkan siap dicalonkan. Itulah yang dilakukan Dhito Pramono dalam menerima titah.

Sehingga tepat apa yang dilakukan dari ibunya Puan Maharani mengucapkan titah. Saat ini dan tahun-tahun mendatang sangat diperlukan sebagai perekat pemersatu kader bahkan lebih dari itu menjadi perekat bangsa.

Ya, Dhito Pramono dan termasuk kader lainnya yang telah ditetapkan sebagai calon di pilkada, tegas Megawati jangan berleha-leha.

 

 

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB