Baca Juga : Pesan Jokowi kepada Calon Perwira Remaja TNI dan Polri yang Segera Dilantik
Bahkan soal reshuffle, menghiasi sejumlah pemberitaan media, diskusi webinar soal itu pun banyak digelar, belum lagi jagat raya dunia medsos diramaikan dengan hal itu. Selain itu, Kakek dari Jan Ethes ini bisa menaklukan lawan politiknya dengan berbagai cara, Prabowo pun dirangkulnya masuk ke Kabinet dengan tujuan untuk memajukan bangsa. Walaupun, sempat diprotes dan ditolak oleh sejumlah partai koalisi nasional karena merangkul musuhnya di Pilpres, masuk kabinet, hal itu tak membuatnya luluh dan lemah, malahan itu dibuktikan dengan serangan dari partai yang tidak masuk di kabinetnya justru melemah, memang masih ada yang mengkritik dan menyerang, tapi jumlahnya bisa dihitung dengan jari, atau lebih tepatnya tidak sampai mengganggu persetujuan dengan DPR terkait kebijakan, RUU maupun UU. Sebab, kita tahu bersama dalam pemerintahan Presidensil selain hak prerogratif pemilihan menteri di tangan Presiden, namun dalam hal lainnya kebijakan terkait RUU dan UU, Presiden harus mendapat persetujuan Parlemen atau DPR.
Menyoal hal kepemimpinan, khususnya di periode kedua masa pemerintahannya sebagai Presiden, catatan yang perlu disoroti adalah keberanian yang tegas dalam mengambil keputusan. Cermat, teliti dan resiko minimal adalah pertimbangan yang dipakainya dalam hal tersebut. Berpegang pada konstitusi adalah pijakan yang selalu dipegangnya, tak peduli yang menolaknya itu berjumlah massa banyak. Inilah yang membuat para koruptor melakukan berbagai cara dengan tidak elok, isu miring bernada PKI pun pernah dia dapatkan, anti Pancasila pun diserangnya, pokoknya nada-nada miring yang sumbernya tidak jelas selalu dialamatkan kepadanya. Perlawanan pun dilakukan, tentu dengan cara hukum, sejumlah yang menyerangnya pun dibuat tak berdaya, satu demi satu diam. Ada mantan pejabat sampai pengamat dan profesi pun harus berhadapan dengan aparat penegak hukum, karena menyerang Presiden tanpa bukti yang jelas. Disinilah, kelebihan Jokowi, pandai membaca mana musuh yang dirangkul dan mana musuh yang perlu dibuat diam.