politik

Terkait Cuti Menjelang Bebasnya Nazarudin, Pihak Cikeas Mulai Khawatir

Jumat, 19 Juni 2020 | 06:46 WIB
NAWACITAPOST – Jika tidak ada aral melintang, 13 Agustus 2020, udara segar diluar penjara mulai dihirup bebas mantan bendahara Partai Demokrat, Muhammad Nazarudin. Walaupun pembebasannya menyandang bersyarat, nampaknya sedikit demi sedikit mulai membuat khawatir dan ancaman bagi partai berlogo bintang segi lima warna biru. Apa pasal? Ya, bisa jadi Nazarudin akan membeberkan bukan hanya dengan kata dan ucapan melainkan bukti-bukti pendukung adanya korupsi di partai nakhoda baru, AHY.


Baca Juga : Zaman Soeharto KKN Merajalela, Demokrasi Rakyat Diberangus


Seperti dinyatakan pengamat politik yang juga Dekan Fisip UBK dan candidat Doktor Ilmu Politik Universitas Airlangga, Frangky Dorong, bahwa korupsi yang melibatkan partai biasanya dilakukan melibatkan banyak orang. Namun, Dorong mengingatkan beberan Nazarudin nanti harus disertai bukti - bukti pendukung yang kuat, karena ini sudah mengangkut korupsi yang mana hukum harus menjadi panglimanya, ujarnya melalui sambungan WhatsApp, Kamis (18/6/2020).

Roring melanjutkan dan menegakan hukum, akan lemah bila bukti-buktinya hanya opini dan katanya.

Baca Juga : Ulang Tahun Jokowi, Gayus Lumbuun Salut pada Jokowi, Sebagian Besar Saham Freeport Jadi Milik RI


"Ya, bisa jadi khawatir dan terancam dengan pembebasan Nazarudin walaupun bebasnya masih bersyarat, " ujarnya dihubungi Nawacitapost.com di sela-sela rapat akademis di kampusnya.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB