politik

PAN Surabaya Siap Hadapi Verifikasi KPU, Ghofar Ismail Bentuk 5.000 Relawan hingga Tingkat Kelurahan

Rabu, 8 Juli 2026 | 19:08 WIB
Ketua DPD PAN Kota Surabaya, Ghofar Ismail

 

NAWACITAPOST.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Surabaya mengklaim telah siap menghadapi tahapan verifikasi partai politik oleh KPU menjelang Pemilu mendatang. Selain menuntaskan konsolidasi organisasi, PAN juga mengantisipasi kemungkinan perubahan daerah pemilihan (dapil), pemenuhan kuota keterwakilan perempuan, hingga penguatan saksi dan relawan di seluruh wilayah Surabaya.

Ketua DPD PAN Kota Surabaya, Ghofar Ismail, mengatakan sejak dipercaya memimpin partai, fokus utamanya adalah merampungkan struktur kepengurusan dari tingkat kota hingga kelurahan agar mesin politik partai siap menghadapi seluruh tahapan pemilu.

"Berkaitan setelah saya menjadi Ketua DPD PAN Kota Surabaya, langkah pertama yang kami lakukan adalah menyelesaikan kepengurusan harian DPD. Setelah itu kami melanjutkan pembentukan kepengurusan cabang di seluruh kecamatan," kata Ghofar, Rabu (8/7/2026).

Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya itu menjelaskan, PAN menerapkan pola organisasi yang lebih sederhana dan efisien. Kepengurusan tingkat kecamatan hanya terdiri dari tiga orang, yakni ketua, sekretaris, dan bendahara. Sementara di tingkat kelurahan cukup dipimpin seorang ketua ranting.

"Tujuannya efisiensi organisasi, tetapi tetap efektif dalam menjalankan kerja-kerja politik di lapangan," ujarnya.

Menurut Ghofar, pembentukan struktur partai tersebut kini telah menjangkau seluruh kecamatan di Surabaya. Selanjutnya, PAN akan menggelar musyawarah cabang sebelum melantik seluruh pengurus baru.

"Alhamdulillah sekarang kepengurusan tingkat kecamatan sudah terbentuk. Setelah musyawarah cabang selesai, kami akan melaksanakan pelantikan seluruh pengurus cabang beserta relawan. Insyaallah dijadwalkan pada 19 Juli 2026 bersama anggota DPR RI Tom Liwafa," ungkapnya.

Selain memperkuat organisasi, PAN juga mulai membangun jaringan relawan hingga tingkat tempat pemungutan suara (TPS). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan menghadapi seluruh proses pemilu.

"Kami sudah mengantisipasi pembentukan relawan di setiap dapil. Targetnya sekitar seribu relawan di masing-masing dapil, sehingga kalau lima dapil berarti sekitar lima ribu relawan yang akan kami siapkan," jelasnya.

Tak hanya itu, Ghofar menegaskan PAN telah mempersiapkan diri menghadapi proses verifikasi administrasi dan faktual oleh KPU. Persiapan tersebut meliputi kelengkapan struktur organisasi, kemungkinan penyesuaian daerah pemilihan secara proporsional, hingga pemenuhan keterwakilan perempuan sesuai ketentuan perundang-undangan.

"Kami sudah siap menghadapi verifikasi partai di KPU. Termasuk jika nanti ada perubahan dapil secara proporsional maupun pemenuhan kuota perempuan, seluruhnya sudah kami antisipasi," tegasnya.

Ia juga menginstruksikan seluruh pengurus, mulai tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan, untuk lebih sering turun ke masyarakat. Menurutnya, kehadiran kader di tengah warga menjadi kunci membangun kepercayaan sekaligus menyerap persoalan yang dihadapi masyarakat Surabaya.

"Saya minta seluruh pengurus sering turun ke bawah, menyapa masyarakat dan membantu menyelesaikan persoalan yang ada di lingkungan RT maupun RW. Politik tidak cukup hanya menjelang pemilu, tetapi harus hadir bersama masyarakat setiap saat," pungkas Ghofar. ***

Tags

Terkini