Jakarta, NAWACITAPOST- Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi mengaku khawatir munculnya gelombang kedua Covid-19 di Indonesia dengan dibuka kembali transportasi umum yang berlaku Kamis, 7 April 2020.
Menurutnya, deteksi penyebaran virus corona akan makin sulit, sebab kesadaran masyarakat untuk melapor masih rendah.
Baca Juga : Penganiaya Wanita Tanpa Busana di Hotel Tamansari Jakbar Ditangkap Polisi
"Dengan adanya kelonggaran akses transportasi ini, harus diwaspadai gelombang II penyebaran Covid-19. Jika ini terjadi, maka pemerintah yang paling disalahkan, bukan masyarakatnya," ujar Baidowidalam keterangannya, Jumat (8/5/2020).
Anggota Komisi VI DPR ini menilai, kebijakan Menteri Perhubungan tersebut membuat pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menjadi tidak maksimal. Gencarnya pemerintah mengimbau masyarakat melakukan jaga jarak juga dinilai sia-sia dengan adanya kebijakan tersebut.
"Dengan kembalinya mobilitas warga dari satu kota ke kota lain membuat himbauan physical distancing maupun social distancing yang dilakukan selama ini menjadi tak terlalu bermakna," kata pria yang biasa disapa Awiek itu.