politik

Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM Produksi Masker Non-Medis

Jumat, 3 April 2020 | 20:12 WIB

Jakarta, Nawacitapost - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima Susetyo berharap Pemerintah dapat membantu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk tetap beraktivitas melakukan produksi harian.


Upaya tersebut bisa dilakukan dengan cara memberikan desain dan melibatkan UMKM dalam menyediakan masker non-medis yang sebaiknya digunakan masyarakat ketimbang masker medis yang harus digunakan tenaga kesehatan yang sedang berjuang menanggulangi pandemic virus Covide-19.


Hal tersebut ia sampaikan ketika Komisi VI DPR RI melangsungkan rapat virtual dengan Menteri Koperasi dan UKM beserta jajaran yang disiarkan secara langsung melalui ruang rapat Komisi VI DPR RI, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4).


Menurut Aria Bima dengan adanya wabah ini, usaha kecil sudah sangat kesulitan mendulang profit sehingga membutuhkan stimulus dari Pemerintah.


“Ini sangat penting ya. Jangan produk untuk masyarakat seperti masker diserahkan lagi ke perusahaan besar untuk memberikan geliat kepada UMKM atau pelaku garmen dan penjahit kecil semua bisa bergerak. Dan saya berharap ada model desain resmi yang dikeluarkan sehingga mereka bisa menyeragamkan standar yang dibutuhkan kita semua,” terang Aria.


Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini juga meminta Pemerintah membuat kebijakan terkait perbedaan masker yang harus digunakan masyarakat dengan tenaga medis untuk mengatasi kelangkaan produk masker. Mengacu kepada beberapa negara yang dapat menekan angka kematian akibat Covid-19, rata-rata negara tersebut menerapkan aturan lockdown mulut menggunakan masker non-medis.

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB