Jakarta, NAWACITA- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan kondisi Jakarta tetap kondusif. Sebagai ibu kota, Jakarta menjadi pusat politik dan ekonomi nasional.
"Apalagi, hari-hari ini adalah hari-hari dimana Jakarta menjadi perhatian. Tadi sempat disampaikan, Ibu kota seperti Jakarta ini tempat pusat kegiatan politik dan ekonomi. Karena itulah, kita harus bisa mengelola tempat ini dimana kegiatan ekonomi dan kegiatan politik sosial itu berjalan dengan baik," ucap Anies dalam halalbihalal Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta, di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (26/6).
Menurut Anies, Indonesia menerapkan kebebasan demokrasi dan ekonomi. Dua kebebasan itu harus dijaga secara seimbang.
"Ada demokrasi yang memberikan ruang kebebasan. Ada mekanisme pasar yang memberikan kebebasan berusaha. Itu satu sisi. Di sisi lain, kita butuh suasana yang stabil dan kondusif. Karena itulah mengelola keseimbangan keduanya menjadi penting," kata Anies.
Anies mengajak jajaran FKDM untuk menjaga keamanan Jakarta agar kondusif. Sehingga, masyarakat bisa nyaman bekerja dan beraktivitas di Jakarta.
"Saya rasa, kita semua punya kepentingan yang sama. Memastikan bahwa suasana di Jakarta terus kondusif, terus membuktikan orang tenang, nyaman bekerja di tempat ini," ucap Anies.
Anies pun meminta FKDM untuk mendeteksi secara dini potensi gangguan keamanan. Sehingga, potensi-potensi tidak berkembang menjadi masalah.
"Teman-teman semua yang ada di FKDM itu harus teman-teman yang memiliki kemampuan antisipasi atas semua potensi masalah sebelum muncul sebagai masalah. Kalau sudah menjadi masalah, itu lain cerita," ujar Anies.