politik

Gerakan Sayangi Kelompok Rentan Diluncurkan, PKS Dorong Surabaya Lebih Inklusif

Jumat, 2 Januari 2026 | 15:45 WIB
Ketua DPD PKS Kota Surabaya, M. Frimainto Utomo

NAWACITAPOST.COM – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Surabaya resmi meluncurkan Gerakan Sayangi Rentan dan Disabilitas sebagai bentuk komitmen memperjuangkan keadilan sosial dan pemenuhan hak kelompok rentan di Kota Pahlawan.

Peluncuran gerakan ini digelar di Surabaya, Minggu (28/12), dan dihadiri jajaran pengurus inti DPD PKS Kota Surabaya, Fraksi PKS DPRD Kota Surabaya, kader partai, komunitas pendamping disabilitas, serta tokoh masyarakat.

Ketua DPD PKS Kota Surabaya M. Frimainto Utomo menegaskan, gerakan tersebut merupakan wujud nyata keberpihakan PKS terhadap kelompok masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga ruang publik.

“Gerakan Sayangi Rentan dan Disabilitas ini kami hadirkan sebagai ikhtiar politik dan sosial PKS Kota Surabaya untuk memastikan bahwa saudara-saudara kita yang rentan dan penyandang disabilitas mendapatkan perhatian, perlindungan, serta kesempatan yang setara,” ujar Frimainto.

Ia menekankan, PKS tidak berhenti pada wacana, tetapi mendorong kerja konkret melalui advokasi kebijakan, pendampingan masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor.

“Kami ingin Surabaya menjadi kota yang ramah, inklusif, dan berkeadilan. Tidak boleh ada warga yang tertinggal hanya karena keterbatasan fisik, ekonomi, atau kondisi sosialnya,” tambahnya.

Ketua DPD PKS Kota Surabaya yang akrab disapa Bung Tomo itu juga menyebut kepedulian terhadap kelompok rentan dan penyandang disabilitas sebagai panggilan kemanusiaan.

“Bagi kami, menyayangi kelompok rentan dan disabilitas bukan sekadar program, tapi soal kemanusiaan. Mereka adalah saudara kita, warga Surabaya yang punya hak yang sama untuk hidup layak, dihormati, dan dilibatkan dalam pembangunan kota,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang BPRMD DPD PKS Kota Surabaya Rahmawati menjelaskan, gerakan ini akan diwujudkan melalui berbagai program, mulai dari pendampingan komunitas disabilitas, edukasi publik tentang inklusivitas, hingga penguatan peran legislator PKS dalam mendorong kebijakan daerah yang berpihak pada kelompok rentan.

“Kalau kota ini ingin maju, maka semua harus diajak berjalan bersama. Jangan sampai ada air mata yang jatuh karena merasa ditinggalkan. PKS akan terus berdiri bersama mereka yang sering belum didengar suaranya,” ujar Rahmawati.

Melalui gerakan ini, PKS Kota Surabaya berharap tercipta ruang kolaborasi antara partai politik, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mewujudkan Surabaya yang lebih peduli, ramah, dan berkeadilan bagi seluruh warganya. ***

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB