politik

Pendukung Jokowi-Ma’ruf Cukur Botak, Termasuk Walikota Solo

Kamis, 18 April 2019 | 10:09 WIB
Jakarta NAWACITA – Meskipun calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengingatkan para pendukungan agar bersabar menunggu hasil real count yang resmi dari KPU (Komisi Pemilihan Umum), namun beberapa pendukung capres nomor urut 01 tampaknya tak sabar ingin merayakan kemenangan perolehan suara hasil quick count yang diumumkan pukul 15.00, Rabu (17/4) kemarin.

Seperti dilakukan relawan pasangan calon Jokowi – Ma’ruf Amin di Kota Bogor, Jawa Barat merayakan kemenangan jagoannya versi quick count Pilpres 2019 dengan beragam cara.

Salah satunya dengan mencukur rambut sampai habis alias botak. Sejumlah relawan yang terdiri dari Almisbat, Projo, Seknas, Sekber, Duta Jokowi, RKIH dan JokMa serta Forum Alumni SMA Bogor Kahiji memang telah bernazar untuk memangkas rambutnya hingga pelontos ketika Jokowi – Ma’ruf menang.

“Ini adalah ungkapan rasa syukur dari teman-teman dan tidak ada perbedaan di antara semua organ relawan,” kata Ketua Almisbat Kota Bogor, Saeful Apriyadi, Rabu (17/4) malam.

Nazar itu, lanjut dia, terucap pada saat pelaksanaan kampanye akbar dalam rapat Tim TKD Kota Bogor. Saat itu semua sepakat untuk melaksanakannya.

“Ya, ini sudah jadi nazar dalam rapat di TKD, jika Jokowi – Ma’ruf Amin menang kita akan melakukan nazar botak bersama ketua-ketua organ relawan,” pungkasnya.

Tak hanya di Bogor, terjadi juga di Kota Solo Jawa Tengah yang pernah dipimpin Jokowi selama 2 periode.

Tak tanggung-tanggung, Walikota Solo F.X. Hadi Rudyatmo memenuhi nazarnya untuk cukur gundul setelah paslon Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ ruf Amin berhasil mendapatkan perolehan suara 80 persen.

Ketua DPC PDI Perjuangan Solo tersebut melaksanakan nazarnya di kantor DPC PDIP Solo di Brengosan, Laweyan, Solo, Rabu (17/4).

Disela cukur gundul, pria yang juga sempat mendampingi Jokowi memimpin Solo itu mengatakan, bahwa sebelum Pemilu berlangsung dirinya sempat bernazar akan cukur gundul jika Jokowi-Ma’ruf Amin berhasil mendapatkan 80 persen suara di Kota Solo.

“Ini memenuhi nazar saya. Dulu saya sempat bernazar kalau Jokowi-Ma’ruf Amin bisa 80 persen saya akan cukur gundul,” terangnya.

Maka untuk memenuhi nazarnya itulah, Rudy langsung cukur gundul meskipun perhitungan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum dilaksanakan. Rudy yakin, nantinya perhitungan dari KPU hasilnya tidak akan jauh berbeda dengan hasil perhitungan yang dilakukan secara internal tersebut.

Aksi cukur gundul yang dilakukan oleh Rudy sebenarnya bukan sekali ini saja. Sebelumnya, saat Pilgub beberapa waktu lalu, Rudy juga melakukan hal yang sama.

Selain Rudy, sejumlah pendukung dan juga tim pemenangan paslon Jokowi-Ma’ruf Amin juga mengikuti aksi cukur gundul tersebut. Salah satunya adalah Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin, Her Suprabu dan juga rekawan lainnya.

Berbeda dengan aksi Rudy, Fajar Hakiki, 45, juga melakukan aksi potong rambut. Tetapi bukan rambut kepala yang dipotong, melainkan rambut dagu atau jenggot. Bahkan aksi potong jenggot ini dilakukan langsung oleh Ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomiharjo.

Fajar mengatakan, bahwa dirinya juga sempat bernazar jika Jokowi-Ma’ruf Amin menang akan memotong jenggotnya.

“Sudah 40 hari saya tidak memotong jenggot saya, dan saya bernazar saya akan memotong jenggot saya kalau Jokowi-Ma’ruf Amin yang menang di Pilpres. Dan tadi meminta kepada ibunda Jokowi untuk memotong jenggot saya,” ungkapnya.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB