politik

Selisih 2 Digit, LSI Prediksi Jokowi-Ma'ruf Menang Telak di Pilpres 2019

Jumat, 12 April 2019 | 18:44 WIB
Jakarta, NAWACITA - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA merilis hasil survei terbaru mereka, terkait tingkat elektabilitas para pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-capres), lima hari jelang pelaksanaan Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa mengatakan bahwa berdasar hasil survei terakhir pihaknya yang dilaksanakan pada tanggal 4-9 April 2019, pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) di ambang menang telak dengan selisih dukungan terhadap lawannya diatas dua digit.

Ardian menjelaskan, bahwa dalam survei yang dilakukan terhadap dua ribu responden yang tersebar di 34 provinsi, dukungan Jokowi-Ma'ruf dalam rentang 55,9 - 65,8 persen. Sementara Capres-Cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo-Sandi) memperoleh dukungan dalam rentang 34,2 - 44,1 persen.

"Artinya, jika elektabilitas Jokowi-Ma'ruf menggunakan batas bawah elektabilitas saat ini 55,9 persen, dan Prabowo-Sandi menggunakan batas atas 44,1 persen, Jokowi-Ma'ruf diproyeksikan tetap menang telak dengan selisih diatas dua digit," kata Ardian dalam konferensi pers di Jakarta Timur, Jumat (12/4/2019).

Lebih lanjut dia menuturkan, bahwa tampilan angka elektabilitas masing-masing Capres-Cawapres dibuat dalam bentuk range elektabilitas, karena LSI telah memperhitungkan angka elektabilitas masing-masing capres dengan margin of error survei dan asumsi golput yang terjadi secara proporsional.

"Kalkulasi ini dilakukan karena pelaksanaan Pilpres 2019 tinggal lima hari lagi. Diperlukan proyeksi elektabilitas dengan mempertimbangkan angka margin of error survei dan asumsi golput," ujarnya.

Dia lantas menambahkan, bahwa keunggulan Jokowi-Ma'ruf diatas dua digit dari Prabowo-Sandi konsisten sejak Agustus 2018. Sejak pendaftaran Capres-Cawapres, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf sebesar 52,2 persen, sementara elektabilitas Prabowo-Sandi sebesar 29,5 persen.

"Selisih diatas dua digit ini selalu stabil di periode-periode survei LSI Denny JA selanjutnya hingga survei teranyar April 2019. Selisih elektabilitas yang stabil ini menguatkan kesimpulan bahwa Jokowi-Ma'ruf berpotensi menang telak dari pasangan Prabowo-Sandi.

Untuk diketahui, survei terbaru dari LSI Denny JA tersebut dilakukan dengan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 2,2 persen.

Selain survei, LSI Denny JA juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview untuk memperkaya analisa survei. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.

Red: Man

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB