Batam NAWACITA – Capres Joko Widodo (Jokowi) kampanye akbar di Stadion Temenggung Abdul Djamal, Batam Kepulauan Riau. Kedatangan Jokowi disambut pawai budaya.Di pintu gerbang stadion, diiringi genderang barongsai, ribuan pendukung berkerumun di sekitar lokasi.
Selain barongsai, juga tampak kelompok penghibur yang mengenakan baju karnaval, kuda lumping, reog Ponorogo dan empat sekawan tokoh wayang gareng, petruk, bagong dan semar.
Selain disambut pawai budaya, untuk menyambut Jokowi, tim kampanye menghadirkan band papan atas Jamrud untuk menghibur pendukung pasangan presiden nomor urut 01.
Jokowi berjalan kaki dari gerbang masuk hingga area panggung yang berjarak sekitar 500 meter. Para pendukung berdesak-desakan ingin berjabat tangan dengan calon presiden petahana itu.
Dalam orasinya, Jokowi menyampaikan dua hal penting. Pertama, ia ini akan melakukan sertifikasi lahan kampung tua sebagai bagian dari janji kampanyenya.
"Siapa setuju kampung tua disertifikasi? Itu akan kita lakukan segera, maksimal 3 bulan akan kita selesaikan," kata Jokowi.
Seperti diketahui, saat ini ada 37 titik kampung tua di Batam dan saat ini status tanah tersebut masih tumpang tindih.
Kedua, capres nomor urut 01 Jokowi juga menyinggung soal Jembatan Batam-Bintan. Jembatan yang menghubungkan dua daerah di Kepri ini memang telah lama digadang-gadang akan dikerjakan, namun sampai saat ini belum juga terealisasi.
"Siapa setuju Jembatan Batam-Bintan dibangun? Minggu depan kita kirim tim untuk mengecek. DED (Detailed Engineering Design) segera dibuat," ujarnya.
Dikesempatan itu, Jokowi juga mengenalkan tiga kartu yang akan menjadi program andalannya ke depan, jika terpilih lagi sebagai Presiden RI.
Pertama, KIP atau kartu Indonesia Pintar. KIP yang selama ini untuk siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah, nantinya akan dikembangkan bagi lulusan SMA/SMK yang lulus dan ingin masuk universitas, baik dalam dan luar negeri.
Dengan kartu itu, anak-anak muda Indonesia yang lulus sekolah mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya.
"Kita ingin mencetak sebanyak-banyaknya sarjana supaya kita bisa berkompetisi dengan negara-negara lain," kata Jokowi.
Kedua, lanjut Jokowi, Kartu Prakerja. Jokowi menjelaskan, kartu ini diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK maupun mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau bagi yang ingin memperbaiki keahlian atau kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
"Cari kartu ini. Akan diberikan training, pelatihan dalam dan luar negeri. Siapa setuju kartu ini? Dengan kartu ini kalau sudah lakukan latihan tapi belum bisa masuk dunia kerja, akan dapat insentif dari sini," ujarnya.
Kartu ketiga yang diperkenalkannya di hadapan massa relawan, adalah Kartu Sembako Murah yang dikhususkan untuk ibu-ibu rumah tangga.
Dengan kartu ini, lanjutnya, ibu-ibu bisa mendapatkan diskon untuk membeli gula, beras, minyak makan dan lainnya.
"Dengan catatan, ketiga kartu ini baru akan dimulai tahun depan (2020) setelah kami terpilih, karena ini program capres," kata Jokowi.