politik

Jokowi Optimis Dulang 71 Persen Suara di Sulawesi Selatan

Minggu, 31 Maret 2019 | 16:52 WIB
Gowa NAWACITA - Usai mengikuti Debat Capres putaran ke-4 Sabtu (30/3) malam, keesokan harinya Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung berangkat menuju Makassar Sulawesi Selatan untuk berkampanye.

Pada Minggu (31/3/2019), Jokowi berkampanye di dua lokasi yakni Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Setidaknya ratusan ribu masyarakat pendukung pasangan calon nomor 1 Jokowi-Ma'ruf Amin terlihat antusias berpartisipasi dalam kampanye terbuka itu.

Bahkan, Jokowi berkali-kali mengungkapkan kebahagiannya karena melihat banyak pendukung yang menyambutnya di provinsi ini. Sepanjang jalan masyarakat yang tumpah ruah berteriak menyebut nama Jokowi. ”Jokowi... Jokowi.. Jokowi...!”

Pada orasinya saat kampanye terbuka di Kabupaten Gowa, Jokowi mengatakan, ia berharap bisa mendulang suara minimal sama dengan Pemilu 2014 lalu.

"Ya kita di tahun 2014 di Sulsel kita mendapatkan angka 71,4, saya ingat betul. Ya, tahun ini minimal sama. Minimal sama. Itu saja sudah," kata Jokowi di Lapangan Kalegowa, di Kabupaten Gowa, Minggu (31/3).

Sekedar diketahui, pada pilpres 2014 lalu, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla memperoleh 71,43 persen berdasarkan hasil penghitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perolehan itu meninggalkan pasangan Prabowo-Hatta Rajasa yang hanya mendapatkan 28,57 persen. Total suara sah yakni 4.251.883.

Capres nomor urut 01 ini mengungkapkan, rasa optimis bisa meraih suara besar di wilayah ini, didorong dari sejumlah pembangunan yang tengah dilakukan pemerintah di wilayah ini.

Jokowi menuturkan pihaknya mendapatkan suara di Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 71,4% pada 2014. Untuk tahun ini, Jokowi menargetkan angka minimal masih berada di kisaran 71,4 persen.

“Kita lihat tadi, dengan Pak Nurdin Abdullah, di Karebosi, kemudian dengan Pak Ikhsan [Mantan Bupati Gowa] di Gowa tadi antusiasme masyarakat cukup besar. Jadi kalau saya lihat angka tadi [71,4 persen] mestinya Insya Allah ya ketemu," ucap Jokowi, Minggu (31/3/2019).

Dikesempatan itu, capres petahana ini juga mengungkapkan soal pembangunan yang sedang dikerjakan untuk wilayah Sulawesi Selatan. Kata Jokowi, pembangunan bendungan Jenelata yang saat ini tengah dilakukan pemerintah, berpotensi untuk mengairi 22 ribu hektare sawah warga Gowa. Pembangunan bendungan tersebut diperkirakan akan menelan anggaran sekitar Rp 1,7 sampai Rp 2 triliun dari APBN.

Luas lahan bendungan Jenelata diperkirakan kurang lebih 1.702,81 hektare. Terdiri dari kebutuhan luas lahan untuk konstruksi kurang lebih 70,83 hektare, luas lahan untuk quarry/akses dan lainnya 199,80 hektare, luas untuk fasilitas umum 2,23 hektare, kebutuhan lahan untuk genangan 1.220,60 hektare, dan kebutuhan lahan untuk greenbelt 209,35 hektare.

Pemerintah merencanakan proyek bendungan tersebut akan selesai sekitar tahun 2022-2023. Salah satu manfaat kehadiran Bendungan Jenelata, potensi banjir sungai Jenelata yang sebelumnya 1.800 meter kubik, akan turun hingga 750 meter kubik.

Jokowi juga masyarakat untuk berperang melawan hoaks dan fitnah. Dia meminta warga untik memerangi fitnah yang menyerang dirinya dan Ma'ruf Amin seperti pelegalan pernikahan sejenis, pelarangan azan hingga penghapusan pelajaran agama.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB