Jakarta NAWACITA – Sejumlah pendukung pasangan capres Jokowi –Ma’ruf Amin merasa terpanggil dengan maraknya berita bohong atau hoaks yang sering menyerang capres nomor urut 01 itu.
Paara pendukung tergabung dalam Relawan Kopi Politik Syndicate (KPS) Pro Jokowi tersebut membentuk tim siber untuk menangkal maraknya hoax jelang Pilpres 2019.
Direktur Eksekutif KPS, Indra Budiman dalam keterangan persnya menyampaikan, KPS Pro-Jokowi bertarung di dunia maya selama 24 jam nonstop untuk memerangi berita-berita hoax yang menyerang Jokowi-Ma'ruf.
"Tim sosmed, bertarung 24 jam nonstop demi menangkal hoax yang menyerang Pak Jokowi-Kh Maruf Amin," kata Indra, Jumat (29/3).
KPS Pro Jokowi, menurut Indra, terdiri dari orang-orang yang terlatih dan sudah membentuk tim di banyak tempat, di Jakarta Selatan , Jakarta Barat, dan daerah lainnya.
"Pasukan udara kita adalah orang-orang terlatih yang punya komitmen kuat memerangi hoax," ujarnya.
Dikatakan Indra, tim KPS Pro-Jokowi tidak hanya bekerja di momen Pilpres saat ini saja. KPS Pro-Jokowi sudah bekerja bertarung melawan hoax sejak lama.
"Mereka bertarung sudah lama, dan pasukan udara KPS juga membantu kerja-kerja TKN dan TKD. Kita membantu kerja-kerja politik dalam pilpres kali ini," imbuhnya.
Prinsip kerja dari KPS Pro-Jokowi adalah gencar di media sosial untuk melawan hoax yang saat ini sudah berlebihan.
"Tapi kita terus berupaya melawan agar kekuatan fitnah musnah, dan masyarakat kembali sejuk dan lebih dewasa dalam berpolitik," ungkapnya.
KPS juga menggandeng tim-tim media sosial atau relawan untuk memerangi hoax bersama sama.
"Kita ingin pilpres ini berjalan kondusif, tanpa fitnah dan hoax yang jelas-jelas merugikan paslon 01. Ini akan terus kita lawan," tandasnya.