politik

Balai Kreasi MPP PDIP Surabaya Siap Jadi Model Nasional Pemberdayaan UMKM

Minggu, 19 Oktober 2025 | 22:24 WIB
MPP DPP PDI Perjuangan melakukan kunjungan kerja ke Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Minggu, (19/10/2025) (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - MPP DPP PDI Perjuangan melakukan kunjungan kerja ke Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Minggu, (19/10/2025). Rombongan yang dipimpin oleh Henki, Darwin, dan Kadafi ini meninjau langsung kesiapan Balai Kreasi, fasilitas pemberdayaan UMKM yang dikembangkan DPC Surabaya sebagai implementasi politik kerakyatan partai.

Kunjungan ini merupakan bagian dari penjajakan tahap awal program konsolidasi nasional yang tengah dipersiapkan MPP DPP dalam bidang ekonomi rakyat. Surabaya menjadi titik pertama peninjauan, sekaligus kandidat lokasi percontohan (pilot project) pembinaan UMKM berbasis struktur partai.

Surabaya Menyatakan Siap

Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Yordan M. Bataragoa, menyampaikan bahwa pihaknya jauh lebih dahulu menyiapkan ruang pemberdayaan, bahkan sebelum ada instruksi formal dari pusat.

“Bagi kami pemberdayaan UMKM ini bukan sekadar program teknis, tetapi tugas ideologis. Kami tidak menunggu surat instruksi atau aturan turun. Justru DPC Surabaya yang berkirim surat ke DPP dan menyatakan kesiapan untuk menjadi pilot project,” ujar Yordan.

Menurutnya, Balai Kreasi diposisikan sebagai rumah pembinaan ekonomi rakyat di tingkat cabang. “Ini bukan sekadar etalase produk. Ini ruang intervensi struktural untuk membuat UMKM naik kelas melalui pembinaan, kurasi, dan pendampingan berkelanjutan,” tambahnya.

Fungsi Balai Kreasi: Dari Showcase hingga Kurasi

Balai Kreasi akan menjalankan beberapa fungsi strategis, antara lain:

  • Showroom permanen produk UMKM terpilih
  • Pembinaan dan pelatihan peningkatan kapasitas
  • Kurasi, verifikasi produk, dan standarisasi kualitas
  • Fasilitasi branding dan pemasaran digital
  • Katalog cetak dan katalog digital berbasis database UMKM
  • Jejaring pasar dan kemitraan strategis

Dalam tahap awal, DPC Surabaya telah mendata UMKM yang siap masuk tahap kurasi, meliputi kejelasan produk, kemampuan produksi, kualitas bahan, harga, hingga daya saing pasar.

“Tidak semua produk bisa serta-merta masuk. Ada proses verifikasi agar etalase ini tidak hanya ramai, tetapi punya kualitas,” jelas Yordan.

Display produk nantinya akan dilakukan secara bergilir karena keterbatasan ruang, namun database UMKM-nya akan tersedia permanen dan bisa diakses oleh tamu, relasi, atau buyer potensial yang datang ke kantor DPC.

Mandat Ideologis, Bukan Seremonial

Yordan menegaskan bahwa penguatan UMKM merupakan bentuk keberpihakan partai kepada rakyat kecil, sesuai garis ideologi Bung Karno tentang keberdirian kaum marhaen.

“UMKM adalah wajah marhaen hari ini. Kalau partai berpihak kepada marhaen, maka pendampingannya tidak boleh berhenti pada simbolis. Harus nyata, menyentuh keseharian rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ekonomi rakyat yang kuat akan menjadi bukti bahwa PDI Perjuangan tidak hanya hadir saat momentum politik, tetapi hadir sepanjang waktu melalui kerja konkrit.

DPP MPP Lakukan Peninjauan

Perwakilan DPP MPP yang hadir mencatat kesiapan awal Surabaya, termasuk skema pengelolaan kurasi dan kesiapan katalog digital. Tahap selanjutnya akan dilakukan sinkronisasi program, termasuk integrasi dengan jejaring UMKM tingkat provinsi dan nasional.

Balai Kreasi Surabaya rencananya akan mulai beroperasi setelah finalisasi kurasi dan penyesuaian fasilitas yang direkomendasikan oleh tim DPP MPP. ***

Tags

Terkini