NAWACITAPOST.COM — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-11 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Surabaya, panitia Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC) menggelar jumpa pers untuk menyampaikan tahapan serta kesiapan jelang pemilihan ketua baru. Kegiatan ini digelar pada Senin (5/8/2025).
Ketua Steering Committee Musda XI, Asrofi, menjelaskan bahwa hari ini merupakan hari dimulainya tahapan penting, yaitu penjaringan bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Surabaya.
"Ya, hari ini kita mulai proses penjaringan bakal calon. Ini adalah kewenangan Steering Committee. Saya kebetulan dipercaya sebagai Ketua SC yang bertugas menyiapkan materi Musda termasuk proses rekrutmen calon," ungkap Asrofi saat jumpa pers.
Asrofi menyebut tanggal 5 Agustus dipilih sebagai awal penjaringan karena memiliki makna religius yang mendalam.
"Tanggal ini punya makna teologis. Kita berharap Allah SWT meridhoi proses ini sehingga bisa menghasilkan pemimpin yang baik, berkualitas, dan kompeten untuk membesarkan Partai Golkar lima tahun ke depan," imbuh Wakil Sekretaris Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Kota Surabaya ini.
Penjaringan akan dibuka selama lima hari, dari tanggal 5 hingga 10 Agustus 2025. Penutupan dilakukan pada pukul 22.00 WIB di hari terakhir.
Lebih lanjut, Asrofi menjelaskan bahwa bakal calon ketua wajib memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditentukan.
"Salah satu syaratnya adalah pernah menjadi pengurus Partai Golkar minimal lima tahun, dan selama lima tahun berturut-turut tidak pernah terlibat atau masuk ke partai lain," jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa calon harus memiliki rekam jejak organisasi yang baik, termasuk kepatuhan terhadap AD/ART partai.
"Ada sekitar 10 persyaratan. Jika ada calon yang tidak memenuhi, maka nanti itu menjadi kewenangan DPP Partai Golkar untuk memutuskan apakah layak diloloskan atau tidak," tambahnya.
Musda XI Partai Golkar Surabaya sendiri dijadwalkan berlangsung pada tanggal 12 Agustus 2025 di Hotel Wyndham, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai dalam satu hari.
"Insya Allah selesai dalam satu hari. Kita ingin proses berjalan efisien namun tetap demokratis dan menjunjung tinggi marwah partai," pungkas Asrofi. ***