politik

Sukadar Semut Ireng: Saya Diciptakan Jadi Panglima, Bukan Raja!

Senin, 30 Juni 2025 | 18:36 WIB
Sukadar, Wakil ketua bidang Pariwisata DPC PDIP Surabaya. Anggota komisi C DPRD Surabaya dari Fraksi PDIP (Nawi)

NAWACITAPOST.COM – Masa jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Yordan M. Batara Goa, segera berakhir. Gonjang-ganjing soal siapa yang akan menggantikan Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPC pun mulai ramai diperbincangkan di kalangan kader banteng.

Dari sekian nama yang mencuat, sosok Sukadar menjadi salah satu figur kuat yang disebut-sebut layak memimpin DPC PDIP Kota Surabaya. Pengalaman dan loyalitasnya terhadap partai tak diragukan. Anggota DPRD Kota Surabaya tiga periode ini dikenal publik atas kiprahnya sejak masa penutupan Lokalisasi Dolly hingga peran-peran strategis dalam pembangunan Kota Pahlawan.

Di internal partai, Sukadar bukan orang baru. Ia adalah lulusan Sekolah Kader Tingkat Utama bersama Armuji, Wakil Wali Kota Surabaya. Kiprahnya bersama pasukan “Semut Ireng”, Relawan Janda, hingga keberhasilannya dalam mendulang suara untuk Pilkada di berbagai daerah menunjukkan konsistensinya sebagai kader petarung.

Baca Juga: DPC PDIP Surabaya ajak Masyarakat Tonton Film Bung Karno: 'Warisilah Apinya, Bukan Abunya'

Namun, merespons dukungan yang mulai mengalir dari akar rumput, Sukadar memilih merendah.

“Saya diciptakan jadi panglima, bukan raja,” ujar Sukadar, Wakil Ketua Bidang Pariwisata DPC PDIP Surabaya, saat ditemui awak media, Senin (30/6/2025).

Mengutip pemberitaan Lensa Parlemen, Sukadar menjelaskan bahwa dinamika ini muncul sebagai aspirasi kader di tingkat bawah. Namun ia menegaskan, arah dan keputusan tetap menjadi kewenangan penuh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Baca Juga: Tiga Kali Lipat dari Target! Antusiasme Warga Meriahkan Donor Darah PDIP Surabaya

“Jadi gini, itu kan penangkapan dari teman-teman yang ada di bawah, lalu dinaikkan ke media. Kami nggak bisa melarang mereka berbicara soal itu,” ungkapnya.

“Pada dasarnya, semua kader punya kesempatan yang sama. Tapi semua keputusan tetap kembali ke DPP,” tegas Sukadar.

Menurutnya, dukungan yang muncul dari Ranting, Anak Ranting, Pimpinan Anak Cabang (PAC), hingga simpatisan, adalah hal yang wajar. Namun hal tersebut belum bisa dijadikan pijakan resmi.

Baca Juga: Soekarno Trip Kedua: Ratusan Anak Kader PDIP Menyusuri Jejak Bung Karno di Surabaya

“Kalau di bawah ada teman-teman dari struktur maupun simpatisan yang menunjukkan sikap seperti itu, ya wajar. Tapi kami tetap tenang, tidak merasa terbebani dengan opini yang berkembang,” ucapnya.

Sukadar juga memahami bahwa spekulasi dan wacana akan terus bergulir selama posisi ketua DPC masih berstatus Plt.

Halaman:

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB